by

Perempuan Tangguh

Mulai dari keterampilan kecil, tidak ada yang memalukan selagi halal saja. Dimulai dari dapur rumah sendiri, kenapa tidak? Saya juga memulai ikhtiar dari dapur rumah dengan modal dan peralatan seadanya. Mungkin kalian tidak percaya, saya ini perempuan yang sangat rapuh pada waktu dulu. Saya yang terikat beban mental dan banyak penyesalan, lalu pandai sekali mengecilkan diri sendiri.
Saya pernah mengalami tidak punya uang dan tanpa dukungan keluarga. Saya pun dibayangi melihat Mamak sedari saya kecil dibatasi oleh Bapak padahal Mamak adalah perempuan yang serba bisa. Satu saja yang beliau tidak punya, kemampuan menyuarakan impiannya. Saya mencintai Mamak tapi saya tidak mau mengalami apa yang dialami beliau. Mamak baru bisa punya tabungan sendiri ketika Bapak sudah mati. Itupun di usia yang sudah terlalu tua untuk memulai berkarya.
Maka jika melihat perempuan bersemangat dan percaya diri meskipun yang dikerjakannya sepele saja, saya gembira. Mereka yang tidak harus mengalami jatuh berpuluh kali dulu baru tahu caranya berdiri dengan benar. Lebih gembira lagi jika melihat pasangan mereka memberi dukungan yang besar. Tahu cara mengapresiasi pasangan, memuji sekaligus memberi saran yang membangun. Bukan malah mendorong pasangannya semakin terkucil dari dunia luar dan jika terjadi sesuatu yang tidak diminta-minta, si pasangan cuma bisa menangis menghadapi kenyataan.
Kita ini manusia yang rentan sakit dan bisa mati dalam seketika. Maka bersiap tak ada salahnya. Bekerja dengan giat dan tak lupa menyisihkan untuk hari esok. Supaya anak-anak tidak lapar dan bisa tetap sekolah. Dan kita tidak terkejut menghadapi kenyataan apa saja yang datang. Tidak gagap mencari cara bagaimana menghasilkan uang. Tidak harus mengemis belas kasihan saudara dan teman. Yang paling jauhnya semoga kita dihindarkan dari berutang dan mengerjakan hal-hal yang diharamkan.
Perempuan harus kuat, sadar betul apa bakatnya, kemampuan tangan dan pikirannya. Gunakan sebaik-baiknya tanpa meninggalkan fitrahnya sebagai pemelihara dan perawat rumah tangga. Uang memang bukan segalanya, tapi dengan adanya uang banyak masalah bisa diselesaikan.
Dan perempuan yang kuat itu contoh yang baik bagi anak-anaknya. Jika anakmu perempuan, ia akan belajar kemandirian dan cara menjadi kuat dari dirimu. Jika anakmu lelaki, ia akan tahu cara menghargai perempuannya kelak.
Sumber : Status Facebook Mimi Hilzah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed