by

Perdukunan dan Wahabi

Oleh : Ahmad Fauzi

Waktu di pesantren saya adalah Cak Nurian. Tapi setelah kuliah saya kaget, kenapa Cak Nur sangat membanggakan Ibn Taymiyyah, dimana hal ini beliau terpengaruh oleh Fazlur Rahman.

Disertasi Cak Nur membahas tentang Filsafat dan Ilmu Kalam menurut Ibn Taymiyyah. Begitu kental ia dipengaruhi oleh Neo-Modernis Fazlur Rahman. Padahal kita tahu sendiri, dedengkot Wahabi dan turunannya adalah Ibn Taymiyyah, terpapar jelas dalam bukunya Minhajussunnatin nabawiah fi naqdi kalamissyiah wal qodariah. Beliau terkesan benci dengan aliran bathiniah atau tasawuf dan percekcokan ahli teologi yang hanya mencari pembenaran dari Al Quran demi kemenangan debat.

Pada waktu zaman Ibn Taymiyyah hidup, suasana Islam adalah kemunduran di mana mana. Setelah terpukul oleh Hulagu Khan, dunia Islam seperti pasrah, merasa kalah dan lari ke dunia spiritualisme yang hampir identik dengan klenik dan takhayul. Ibn Taymiyyah merasa daya hidup Islam telah dihancurkan secara internal oleh dunia tasawuf yang membentuk ordo ordo bermacam macam. Contohnya seperti Ordo Abdul Qodir Al Jaelani.

Ordo Tasawuf ini begitu buta dengan kenyataan hidup, melarikan diri ke dunia klenik karena kekalahan di dunia nyata. Kuburan menjadi sumber ilmu pengetahuan, bersama mimpi dan kegilaan. Lahirlah wali jadzab. Bahkan saking parahnya, orang gila yang amburadul di jalanan dianggap guru spiritual yang mumpuni dan telah sampai pada tahap makrifat. Hal inilah yang dianggap oleh Ibn Taymiyyah sebagai kemunduran dan pemenggalan terhadap logika dan akal sehat.

Ibn Taymiyyah memandang wali jadzab ini menghidupkan bentuk perdukunan dan kesurupan yang dibungkus ritus ritus agama. Karena kemarahan terhadap fenomena tersebut menjadikan beliau menghunus pedang radikal untuk memerangi klenik, takhayul dan kebodohan spiritual.

Untuk itu beliau perlu menyerang dedengkot Filsuf dan Sufi yang menjadi biang spiritualisme klenik ini, yaitu Ibn Sina, Al Ghazali dan Ibn Arabi. Meskipun Ibn Sina itu seorang filsuf rasional dan dokter mumpuni, tapi dalam Asysyifaa al ilahiyyat banyak uraian neoplatonik yang penuh dengan klenik dan khurafat. Al Ghazali yang menyepi ke makam makam kuburan untuk memeroleh pengetahuan sejati juga diserang. Wahdatul Wujud adalah nama ajaran yang diberikan Ibn Taymiyyah pada spiritualisme Ibn Arabi yang lancang.

Ini masih menurut beliau, kebenaran ada di depan mata bukan dalam pikiran. Al haqiqotu fil a’yaani la fil adzhaani. Dianggap Fazlur Rahman, bahwa Ibn Taymiyyah adalah seorang empiris meski tidak secanggih Hume atau pun positifisme Comte.

Sekali lagi, meski Ibn Taymiyyah itu kasar, kalau bicara kadang memaki, beliau begitu marah melihat para sufi yang mengajak masyarakat untuk memeroleh pengetahuan melalui ziarah kuburan, tempat tempat wali atau memuja pengetahuan tabir mimpi. Semua ini melemahkan logika, akal sehat dan kewarasan.

Kepercayaan berlebihan pada nabi khidr yang dianggap memeroleh pengetahuan tertinggi sehingga membunuh seorang anak kecil dalam perspektif Ibn Taymiyyah adalah kegilaan dan kesurupan.

Dalam zaman modern, ada tulisan yang menghubungkan perdukunan dan kesurupan dengan skizofrenia, yang dipaparkan dengan bagus dalam Jurnal Psikiatri Amerika. Penulisnya, seorang antropolog sekaligus psikiater, Julian Silverman.

Pengikut Ibn Taymiyyah yang meski juga radikal tapi lebih sistematis menyerang spiritualisme klenik adalah Hamka, dalam bukunya Tasawuf Positif. Spiritualisme yang diarahkan pada sisi dunia, mirip inner wordly ascetism Calvinisme.

Kemunduran Islam yang sangat panjang mengakar salah satunya dalam bentuk tasawuf dan spiritualisme yang menyembunyikan klenik, kegaiban dan bisa kegilaan.

Wahabi di sini salah dalam menyerang tasawuf klenik NU. Mereka memaksakan doktrin agama dan bukannya epistemologi atau dasar dasar pengetahuan yang menjadi pondasi kebangkitan Barat. Lahirlah wajah Wahabi Radikal dan Tradisionalisme Klenik yang saling seteru tiada habisnya.

Sumber : Status Facebook Ahmad Fauzi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed