Pengajian Kaum Tertindas

Tetapi di sisi lain paradigma pembelajaran baru seperti ubiquitous ataupun co-creation tidak terjadi. Yang terjadi apa yang disebutkan oleh Paulo Freire di atas baik dalam dan luar kelas. Guru dan pendidik memaksakan murid untuk menjalankan ini itu, melakukan ini itu yang tidak berkaitan dengan materi ajar. Di perguruan tinggi pun lewat kegiatan mentoring agama, mahasiswa seperti kaum tertindas tanpa sadar dicekoki dan diarahkan ke ajaran dan cara berpikir tertentu tanpa ada proses critical thingking.
Itu tidak saja terjadi di dunia pendidikan. Dalam hal pengajaran agama di forum pengajian atau group WA para ustadz menjalankan apa yang disinyalir oleh Paulo Freire itu. Para jamaah pengajian seperti tidak tahu apa-apa dan menuruti saja apa yang dikatakan ustadz. Jamaah tidak boleh mempertanyakan ajaran, kebebasan berpikir dimatikan dengan konsep keyakinan penuh, jamaah ditakuti dengan dosa dan neraka. Tidak diajarkan alternatif tafsir yang berbeda atas suatu ayat. Maka jadilah kelompok yang begitu patuh pada sesuatu yang dinggap satu-satunya kebenaran, tidak pernah berpikir lain.
 
Setelah ikut pengajian, tiba-tiba pada salah satu anggota keluarga mau menghajikan bapaknya yang sudah lama meninggal dengan cara membayar pada seseorang. Tiba-tiba ada seorang istri yang hidupnya saja susah, nyetor ke seseorang untuk menghajikan suaminya yang telah lama mati. Dan beberapa kejadian lain yang kadang tidak masuk akal bagi orang lain.
Pengajian yang mestinya mencerahkan berubah menjadi forum yang membuat orang kehilangan akal sehatnya atau memikirkan hal-hal yang tidak penting. Ada ustadz yang diikuti ratusan ribu orang, ceramah soal membunuh cicak, hewan-hewan yang dilarang dipelihara, bahaya memelihara anjing dan beragam topik yang menakutkan. Sebenarnya banyak topik lain yang lebih sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini yang akan lebih menarik dibahas.
Mudah2an judul dari status ini tidak terjadi. Itu hanya kekhawatiran saya saja.
Sumber : Status Facebook Budi Santoso Purwokartiko

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *