Pendidikan dan Agama

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, saya akan menyampaikan sebuah data kecil, yang barangkali bisa sedikit menjawab sekian kecil persen dari pertanyaan-pertanyaan di atas.

Berikut daftar ranking 100 SMA terbaik berdasarkan hasil rata-rata nilai Ujian Nasional (UN): 

1. SMA Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin, Provinsi DKI Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 91,68

2. SMA Santa Ursula BSD, Provinsi Banten, jumlah rata-rata NEM : 91,09

3. SMA Kristen 1 Penabur, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 90,98

4. MA Negeri Insan Cendekia Serpong, Banten, jumlah rata-rata NEM : 90,45

5. SMA Santa Ursula, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 89,78

6. SMA Pahoa, Banten, jumlah rata-rata NEM : 89,73

7. SMA Kristen Yusuf, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 88,33

8. SMA Kanisius, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 88,00

9. SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 87,95

10. SMA Kristen 3 BPK Penabur, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 87,66

11. SMA Kristen 6 BPK Penabur, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 87,55

12. MA Negeri Insan Cendekia Pekalongan, Jawa Tengah, jumlah rata-rata NEM : 87,13

13.SMA Negeri 5 Surabaya, Jawa Timur, jumlah rata-rata NEM : 86.65

14. SMA Kristen 8 Penabur, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.56

15. SMA Negeri 8, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.55

16. SMA Kristen 1 BPK Penabur, Kota Bandung, Jawa Barat, jumlah rata-rata NEM : 86.47 

17. SMA Kristen 5 BPK Penabur, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.42

18. SMA Negeri 3 Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.31

19. SMAK IPEKA Intergrated Christian School, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.24 

20. SMA Kristen Penabur Kelapa Gading, Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 86.07 

Dari 20 sekolah dengan peringkat UN tertinggi tingkat nasional, kita bisa membuat kesimpulan berikut:

1. Ada 12 sekolah yang bercorak dan berbasis agama Kristen (60%).

2. Ada 3 sekolah yang bercorak dan berbasis agama Islam (15%).

3. Ada 1 sekolah yang bercorak dan berbasis agama budha (5%).

4. Selebihnya adalah sekolah umum yang berjumlah 4 (20%).

UN memang bukan segalanya. Maksudnya untuk menentukan sekolah terbaik tidak melulu melihat rata-rata nilai UN siswa. Namun dari data ini setidaknya kita punya gambaran bahwa agama dan pendidikan bisa bersinergi dan saling mendukung satu sama lain.

Angka total 80 % dari 20 sekolah peringkat tertinggi UN tingkat nasional bisa menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah dengan corak dan basic agama tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum. 

Nampaknya hal ini menjadi pukulan telak bagi sekolah-sekolah umum. Sekolah berbasis agama punya mata pelajaran lebih banyak dibanding sekolah umum. Logikanya, beban belajar siswa-siswi sekolah berbasiss agama lebih berat dibanding di sekolah umum. Namun kenyataannya, prestasi mereka tidak kalah bahkan lebih baik dibanding sekolah umum. Peringkat 1-8 peringkat UN adalah sekolah berbasis agama adalah salah satu bukti kecil.

 

(Sumber: Facebook Saefudin Achmad)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *