by

Pawai Khilafah di Jogja yang Menampar Kita

Anehnya lagi yang saya temukan, segerombolan akhy-akhy berbaju adat surjan, ada juga yang pakai batik, nah tapi masalahnya mereka teriak-teriak anti nasionalisme. “Lha kalok anti nasionalisme, sampeyan pakai batik itu saja sudah menunjukkan sikap nasionalis sampeyan. Priben toh?” Bathinku. Makin bingung deh, dasar kelakuan.

Yang saya sesalkan, pertama dan paling utama, mengapa aparat kepolisian setempat meloloskan izin kegiatan tersebut? Ini yang kudu ditelusuri. Saya tidak berani menduga-duga keterlibatan apapun. Hanya saja saya menyayangkan tragedi ini. Padahal sebelumnya sudah diwanti-wanti, pasti sudah tahu dan paham lah bahwa HTI sudah merupakan organisasi terlarang. Kok ya masih dibolehkan berdemokrasi, sedangkan mereka sendiri menganggap demokrasi adalah toghut serta nasionalisme haram, kenapa masih diberikan jalan dan pembiaran? Lama-lama mereka akan liar.

Kedua, saya kok merasa pemerintah sesudah membubarkan status legalitas ormas HTI, lantas menghilang begitu saja. Tidak adakah upaya yang lebih serius terkait bagaimana supaya mereka tidak bisa berkutik melawan demokrasi dan nasionalisme, lebih-lebih melawan negara untuk memaksakan penerapan syariat Islam ala kedelusian mereka?

Ketiga, lagi-lagi mengorek memori tentang wacana pemerintah terkait pemulangan eks WNI ISIS. Kalau gerombolan calon-calon penggerak “ISIS baru” saja di Indonesia di biarkan, bagaimana mungkin yang di Suriah sana mau dipulangkan? Ambyar jum, ambyarrr!!

Pawai yang terjadi di Jogja ini benar-benar menampar kita. Memang ini bukan kejadian sekali dua kali, namun sudah berkali-kali terjadi. Hizbut Tahrir ternyata meskipun sudah dibubarkan, gerakannya tetap saja eksis. Bahkan aksinya mendapat pengawalan aparat. Kok bisa begitu, ya? Setelah tragedi di Jogja ini, apakah kita yang mengaku moderat dan nasionalis ini tetap diam dan membiarkan aksi mereka berjalan begitu saja? Ingat bagaimana Suriah sampai diambang kehancuran gara-gara gerakan semacam ini. Tidak ada toleransi bagi mereka yang mengancam kedaulatan NKRI! TAKBIRRR!! Mari BERJIHAD melawan mereka yang berniat jahat kepada NKRI!!

Sumber : Status Facebook Vinanda Febriani

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed