by

Oracle

Oleh : Sofyan Hadi

ORACLE di dunia kuno adalah sarana religius dimana Imam Agung memberikan persembahan, membacakan mantra/doa, lalu menterjemahkan “apa yang menjadi kehendak Dewa mereka”. Imam Agung menguasai oracle karena masyarakat percaya hanya dia yang bisa berkomunikasi langsung dan paling memahami keinginan para dewa. Dengan kedudukan ini Imam Agung sangat menentukan perjalanan sejarah negara dan bangsa, dan seringkali memetik keuntungan berlimpah sesuai permintaan penguasa.—–

ORACLE di dunia modern adalah sebuah software database serbaguna yang dikembangkan oleh Oracle Corporation, dan memiliki kontribusi besar terhadap jaringan data yang mendukung berkembangnya sistem ekonomi, politik, dan sosial-budaya.—-

-ORACLE kuno di dunia modern adalah konsep “imam agung” kuno untuk meraih puncak tatanan masyarakat dan mengendalikan sistem ekonomi, politik, sosial dan budaya melalui pendekatan religius baik secara lokal maupun global. Melalui “pembenaran atas nama agama” konsep ini menggunakan segala cara untuk menyingkirkan kekuatan lain yang menghalangi tujuannya. Ironisnya konsep ini biasanya diterapkan oleh kelompok yang notabene memiliki keyakinan berlawanan dan memanfaatkan segelintir orang dari kelompok/suku/bangsa/negara yang dijadikan sasaran sebagai operator di lapangan.

Mereka menghimpun data dengan cara infiltrasi, menyusupkan sel-sel kristal mereka ke jaringan tubuh sasaran, memperluas kontaminasi secara bertahap dan membuat kerusakan organ internal untuk melemahkan sasaran.—–

Khilafah adalah “oracle kuno di dunia modern”, dimana seseorang merasa berhak menilai keimanan orang lain, merasa memahami dan berhak menterjemahkan apa yang menjadi kehendak Tuhan, dan merasa dirinya adalah makhluk yang dipilih Tuhan sebagai icon kebaikan bagi manusia. Meski rekam jejaknya penuh darah, indoktrinasi super-masif membuat pengikutnya merasa kelompok merekalah yang benar, kelompok lainnya salah dan harus “diluruskan atau dihancurkan”. Mempertanyakan doktrin dari pimpinan tertinggi adalah HARAM, dan bisa dianggap murtad. Literasi satu sumber dan satu arah adalah corong utama yang tidak boleh berubah, meski fakta secara umum menunjukkan hal yang sebaliknya.—–

Kurun waktu 96 tahun dihitung dari akhir masa Imperium Ottoman Turki, yang secara efektif dianggap runtuh pada 1924-1925. Kelompok non-khilafah terakhir yang masih menggunakan konsep oracle kuno ini adalah sekelompok pembunuh bayaran yang aktif sejak akhir abad ke-19 sampai berakhirnya Perang Dunia II, dan bermarkas di perbatasan Pakistan – Afghanistan. Kelompok ini dipimpin oleh seorang Imam Agung. Setiap anggota dibaiat, diuji kesetiaannya dgn tugas menyingkirkan kerabatnya sendiri yg tidak sepaham dan harus siap menjalankan misi.

Misi yang gagal berarti kematian, dan misi yang berhasil akan mendapat ganjaran harta dan kenikmatan berlimpah di “lembah Shangri-la” yang gambarannya mirip seperti cerita ustad lengkap dengan 72 bidadarinya.Meski internet berkembang pesat dan berbagai informasi tersedia serta dapat diakses setiap saat, pola literasi satu arah dan doktrin masif yang mereka terapkan cukup kuat untuk mencegah agar pemikiran anggotanya tidak berubah. Mereka akan tetap berada di dalam tempurung pemahaman yang sama dari waktu ke waktu, dan para pelaku bom bunuh diri membuktikan fakta itu. Ideologi dan falsafah mereka tidak berada di dalam AD/ART, tapi di dalam aliran darah mereka.”To know your enemy, you must become your enemy…” (Sun Tzu : The Art Of War quotes)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed