by

NU, Jokowi dan Islam Nusantara

Bagi kelompok2 pembenci NU, islam Nusantara yg digaungkan NU hendak mereka upayakan menjadi konfilk horizontal, mereka menyerang NU bahwa Islam Nusantara itu sesat tidak ada dlm islam, padahal yg mempunyai istilah dlm islam itu bukan hanya NU sendirian, ada juga seperti :
– Muhammadiyah punya istilah ” Islam berkemajuan “.
– PKS punya istilah ” Islam Terpadu “.
– Ikhwanul Muslim punya istilah ” Islam
Kaffah “.
– Malaysia punya istilah ” Hadhori “.
Lalu pertanyaannya kenapa hanya NU yg dibenci dan diserang ?
Karena NU adalah ormas agama terbesar yg dari dulu sampai sekarang tetap sangat teguh mempertahankan dasar negara Indonesia

” Pancasila “. NU dgn sangat tegas menentang dan melawan HTI dan yg lainnya yg hendak mengganti dasar negara Indonesia Pancasila dgn Khilafah, maka semua ormas radikal ini sgt membenci NU. Jika NU bisa mereka hancurkan maka mereka lebih mudah menyebarkan paham radikal di Indonesia, tetapi dari dulu sampai sekarang mereka tidak pernah berhasil, NU tetap kokoh berada digaris depan bersama TNI dan Polri.

Lalu apa hubungannya Presiden Jokowi dgn NU ? Presiden Jokowi adalah pendukung Islam Nusantara, tetap dgn adat istiadat dan budaya Nusantara. Wakil Presiden Indonesia adalah KH. Ma’ruf Amin seorang tokoh NU yg dihormati, mayoritas warga NU mendukung Jokowi dan KH,Ma’ruf Amin.
Maka dari itu mereka kaum/ kelompok radikal itu sangat membenci NU dan Presiden Jokowi.

Kita tetap pertahankan jati diri bangsa Indonesia.
Kita tetap pertahankan budaya Nusantara.
” Budaya Indonesia lebih mulia dari budaya bangsa Arab “. ( KH.Said Aqil Siradj ).

SALAM DAMAI.
Sumber : Status Facebook ROF SIN.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed