by

Netral terhadap AS dan China

Tidak sepantasnya pejabat tinggi AS berbicara seperti itu. Karena selama ini hubungan politik Indonesia China baik baik saja. Begitu juga dengan AS. Indonesia memilih sikap netral. Ketika kapal China masuk perairan Indonesia, ya kita usir. Ketika AS meminta izin pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon mendarat dan mengisi bahan bakar di wilayah Indonesia, pemeritah menolak. Politik bebas aktif itu amanan UUD 45. Engga bisa presiden berpihak kepada negara manapun.
IDFC mendekati Indonesia sejak tahun lalu. Mereka menjanjikan banyak hal tetapi minta banyak hal. Dan selama negosiasi mereka tidak pernah turunkan uang satu senpun. Jokowi terpaksa merestruktur anggaran Ibukota baru karena ulah IDFC yang tidak pernah jelas sikapnya. Hanya PHP saja. Sementara data membuktikan China tadinya sebelum era Jokowi investor nomor buncit di Indonesia, kini sudah nomor dua terbesar. Semua kerjasama pure business atau B2B. Tidak ada politik terlibat.
Sebelum kedatangan Menlu AS, sudah ada pertemuan denga IDFC dan Dubas AS. Mike tentu sudah paham lambatnya negosiasi atas peran IDFC dalam pembentuk SWF Indonesia. Karenanya, AS sedang berusaha membangun persepsi ancaman China di kalangan akar rumput Islam. Karena dia tahu bahwa kekuatan real politik di Indonesia itu ada pada umat islam. Sikap Mike khususnya elite politik AS tidak akan berjalan sendiri tanpa dukungan proxy nya di Indonesia yang punya kepentingan bisnis dan politik. Ini akan terus bergulir sampai kepentigan AS tercapai.
Saya berharap Jokowi tetap konsisten dengan amanah UUD 45. Kita harus jadi pemenang dalam konstelasi global, khususnya menjaga keseimbangan antara AS dan China. Ya seperti kita menang terhadap Freeport dan Newmont. Engga usah takut. Karena investor dunia tidak megenal politik. Selagi kita bisa smart menawarkan kerjasama win to win, mereka akan masuk. Entah darimana datangnya. Kita welcome asalkan kepentingan domestik segala galanya. Urusan ekonomi dikait kaitkan dengan politik, itu sudah jadul. Semoga.
 
(Sumber: Facebook DDB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed