Negeri Sakau Akut Agama

Annying, kan…???
Yaa…
Annying…!!!
Njritttt!!
Saya juga tak habis pikir. Apakah aparat takut karena tekanan? Sehingga dengan cepatnya men-tersangkakan petugas medis? Atau aparat sendiri didalamnya sudah berkarat dengan oknum kadrun? Entahlah. Nanti malah dituding penistaan pula.
Saya sudah habis kamus untuk berkomentar tentang kelompok manusia senggol bacok ini. Tekanan dan pemaksaan tindakan hukum seolah milik mereka. Mereka bertindak seperti Tuhan untuk menghakimi. Menekan dengan massa. Seolah tak ada pekerjaan lain yang lebih penting. Tak ada niat untuk menuntaskan pandemi ini. Malah berdemo dan berkerumun. Atau demo teriak kesurupan marah adalah pekerjaan mereka? Entahlah. Nanti dituding penistaan pula!
Sekarang memang trendingnya kata ‘penistaan’…!
Kita prihatin dengan perlakuan yang ditujukan pada paramedis kita. Mereka bertaruh nyawa demi kita. Tapi manusia kadrun itu memang tak mau tau. Pantang ada lubang. Tak perlu mikir. Nyott terus…!
Drun,
dalam situasi begini, saya menyarankan. Sederhana saja kok. Suruh mayat milikmu memandikan dirinya sendiri. Itu pun kalau bisa. Atau kau sendiri yang memandikan dengan risiko kena covid.
Bagaimana kalau kebetulan paramedis perempuan tidak ada? Atau tidak ada yang mau memandikan karena takut? Lalu yang memandikan siapa? Kuntilanak? Atau bawa saja mayat milik kau ke MUI tempat kau mengadu itu. Biar mereka yang memandikan mayat milikmu itu. Susah amat aturan hidupmu…
Lagi pula, manusia normal mana yang naik birahinya melihat mayat binimu yang sudah menua dan keriput? Saya yakin, petugas medis itu masih normal dan memiliki selera tinggi. Mereka bisa mengendalikan dirinya. Mereka tau tugasnya. Tidak sepertimu yang tampaknya tidak normal, melihat mayat keriput pun kau sudah birahi tinggi.
Seharusnya kau bersyukur, mayatnya diperlakukan sesuai protokolnya.
Bagaimana kalau istrimu melahirkan dan yang menolong juga dokter laki-laki? Mau kau laporkan juga juga karena ngobok-ngobok lubang bini kau? Aneh memang kau. Terlalu banyak pula manusia sejenis kau di negeri ini. Sehingga negeri ini tak maju-maju.
Untuk pahlawan kami, paramedis di sana. Semoga kalian mendapatkan keadilan atas perlakuan menjijikkan dari yang bertubuh manusia itu. Berjuanglah untuk kami. Untuk negeri ini. Doa terbaik kami untuk kalian.
Teman-teman,…
Mari! Silahkan kita gas dan support mereka atas ketidakadilan yang menimpa mereka.
S.A.
Sumber : Status Facebook Budi Kuswanto

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *