Negara Sekuler yang Makmur

“Fasilitas-fasilitas pendidikan seperti perpustakaan gratis, kursus-kursus pelatihan yang gratis, kursus bahasa gratis, dll,” ungkap wanita yang sekarang berdomisili di Espoo ini.
Finlandia membangun fasilitas publik jempolan dari uang pajak yang dibayar rutin rakyatnya.

Meski pajak di Finlandia terkenal sebagai salah satu yang tertinggi di Eropa, hal itu sepadan dengan fasilitas umum yang diperoleh warganya.

“Untuk meraih kemakmuran itu semua, kita masyarakat harus mau berusaha bekerja dan bersedia membayar pajak yang dibanding negara-negara lain ya cukup tinggi juga,” ucap Evita yang bekerja sebagai konsultan BtoB dan pendiri LSM Nusantara.ry pada 2003. 
“Namun, kami dengan senang membayar pajak, karena kita juga yang menikmatinya sampai hari tua.”

Desiree Luhulima (64) WNI yang sudah 23 tahun tinggal di Finlandia menyampaikan penganggur mendapat tunjangan yang diambil dari uang pajak.

Besarnya tunjangan penganggur berkisar antara 650-800 euro (Rp 11 juta-Rp 13,65 juta) per bulan.

Namun, penganggur harus aktif belajar atau mencari pekerjaan dari uang itu, tidak boleh hanya berleha-leha.

Kamu harus aktif mencari sekolah yang kamu mau atau melamar pekerjaan. Subsidi silanglah istilahnya,” tutur Desiree yang bekerja sebagai guru bahasa Indonesia untuk anak-anak.

Selamat untuk Finlandia.

Sumber : Status Facebook Hussein Muhammad

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *