by

Negara Agamis Tapi Indonesia Butuh Banyak Aturan Hukum

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Mengapa negara kita membutuhkan banyak aturan hukum…., padahal penduduknya agamis.., bahkan banyak yang fanatik….?Dulu…., pernah pelajaran agama diganti menjadi pelajaran budi pekerti….., karena banyak perilaku murid-murid yang tidak sesuai dengan nilai agama.

Pelajaran agama di sekolah…., hanya seperti pelajaran sejarah…, atau menghafal Pancasila. Memang…., kualitas agama seseorang tidak bisa dinilai dengan angka.Karena…, ternyata ada orang yang menilai kualitas agama dan ideologi orang lain dengan istilah musyrik…, kafir…, munafik…, penyembah thogut…, dan lain-lain. Nilai-nilai hanya terbelenggu pada kuantitas ritual…, bukan kepada kualitas kehidupan sosial mereka. Agama menjadi sebatas bentuk kepemilikan…, “punya agama”…, bukan “beragama”.

Orang akan sangat sensitif dan sangat emosional…, bila menyangkut keyakinan dan agamanya. Bahkan sering timbul perkelahian…., bila berbenturan dengan keyakinan atau agama lain. Hal ini justru malah membingungkan…; mengapa agama malah menjadi biang keladi pertengkaran…..? Jika agama berasal dari Tuhan…, bukankah seharusnya agama itu sumber kebaikan….? Bukankah katanya Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang……? Di mana tujuan dan fungsi agama itu kita letakkan….; apakah hanya sebatas ritual dalam penyembahan kepada Tuhan untuk mendapatkan Surga….?

Sepertinya…, Tuhan bukan ‘sesuatu’ yang pamrih. Tuhan bukan ‘sesuatu’ yang akan berkurang kekuasaannya…., bila tidak disembah.Penyembahan yang kita lakukan…, belum tentu membuat Tuhan senang.

Sejujurnya…., sudikah kita menyembah Tuhan…, bila Tuhan tidak menjanjikan kapada kita Surga….? Maukah kita melaksanakan perintahNya…, bila Tuhan tidak mengancam dengan Neraka….? Buatlah Tuhan senang…, melalui kecintaan kita kepada sesama mahluk-Nya. Karena…., itulah cara terbaik untuk membuktikan kecintaan kita kepada Tuhan. Melalui perilaku dan budi pekerti yang baik…, maka kita telah mengagungkan-Nya.Itulah tabungan amal kita yang sebenarnya. Rahayu…

Sumber : Status Facebook Buyung Kaneka Waluya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed