by

Naturalisasi VS Normalisasi

Naturalisasi membutuhkan lahan yg lebih “luas” daripada normalisasi. Baik dalam hal membuat pinggiran batu bertingkat, menyediakan tanah resapan, maupun menanam tumbuhan alami habitat asal,.. semua membutuhkan luas yg lebih lebar daripada sekedar normalisasi.

Ambil contoh kasus yg paling duluan muncul d halaman pertama Google ketika aku mencari kata kunci river naturalization. Cook River Sydney.

Dan Cunningham, pembicara dari Sydney Water menggambarkan Cook River sebagai sungai yg d kelilingi pemukiman padat penduduk, d tengah2 jantung urbanisasi.

Tetapi, bagi mereka yg mengenal daerah pinggiran Sydney, mengetahui bahwa jarak antara satu rumah dgn rumah lainnya cukup jauh. Jarak antara perumahan pun cukup jauh. Cukup banyak lahan terbuka d sekitar. Kecuali bicara mengenai kota Sydney nya sendiri yg memang padat.

Dapat d lihat pada sample gambar yg ku ambil, sebagian dari Cook River, betapa jauh pemukiman dari tepi sungai. Betapa luasnya naturalisasi yg dapat d lakukan.

Keadaannya agak berbeda dengan Kali Pulo Jatipadang d mana tdk sedikit rumah warga yg berada tepat d tepi sungai. Kalaupun tdk d tepi sungai, cuma berjarak 5 meter dari sungai.

Ini artinya, kemungkinan besar d butuhkan “penggeseran” yg lebih besar daripada “penggusuran” dari normalisasi. Belum lagi masalah permeabilitas tanah. Dan melihat dari kondisinya saat ini, ecosystem apa yg dapat d selamatkan dari Kali Pulo Jatipadang?

Dan pertanyaan paling besarnya, mampukah mengatasi banjir?

Terus terang, melihat kondisi before dan after dari Cook River dan sungai2 lainnya yg sudah melakukan naturalisasi. Aku pesimis.

Sepertinya naturalisasi memitigasi banjir melalui luasnya alam d sekitar sungai dan peresapan alami tanah resapan d spanjang sungai. Luasnya alam d sekitar sungai itu mudah d raih bila hunian terdekat berjarak kurang lebih 100 meter dari tepi sungai.

Bayangkan berapa banyak hunian yg hrs d “geser” bila itu d lakukan d Jatipadang. D mana tembok ketemu tembok tetangga.

Ambil contoh lagi d Singapore. D mana naturalisasi d lakukan untuk Kallang River.

Singapore adalah negara mini yg sangat padat, tentu lebih cocok d jadikan sample untuk Jatipadang daripada Cook River Sydney bukan?

Tidak juga. Area dmana Kallang River d naturalisasi adalah area Bishan Park. Dan sekali lagi, hunian terdekat berjarak d atas 100 meter dari sungai.

Jadi, apakah naturalisasi dapat d lakukan d wilayah ultra padat penduduk? Seperti wilayah Jatipadang sepanjang tepi Kali Pulo?

Aku belum dapat satupun sample seperti itu. Sample naturalisasi d wilayah tropispun baru kutemukan d Singapore.

Dan prospek naturalisasi bisa d lakukan d Jatipadang seperti yg d gembar gemborkan Anies bagiku terlihat sangat kecil.

Sama kecilnya seperti kemungkinan UMR mendapat DP 0 Rupiah, OK OCE d modali 300 juta, OK OTrip sustainable, Vertical Drainage mengatasi banjir, dan Rumah Lapis d terima dunia property sebagai solusi hunian mutakhir.

(kwek)

—–===** Source **===—–

https://chandrashekharasandprints.wordpress.com/…/restorin…/

https://www.sydneywater.com.au/…/…/mdq3/~edisp/dd_047775.pdf

http://www.baird.com/what-we-do/…/urban-river-naturalization

https://academic.oup.com/…/art…/48/9/706/721121/48-9-706.pdf

http://www.aabr.org.au/…/cooks-river-naturalisation-sydney…/

Sumber : Status Facebook ABhumi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed