Natal

“Iya bu, karena mereka meyakini itu ada dalilnya.”

Terus kenapa?

“Kata mereka, neraka tempatnya bu.”

Itu kan pendapat mereka yang rasis, intoleran dan radikal dalam beragama.

Ibu sih enjoy aja. Dengan mengucapkan Natal tidak akan mengurangi sedikitpun akidah keislaman ibu.

Justru memperkuat kehormatan dan martabat ibu sebagai seorang muslim yang mengikuti suri tauladan Rasulullah.

“Engga kepengen masuk surga bu?”

Engga pantas. Siapalah ibu berharap surga.

“Jadi untuk apa ibu beragama?”

Mencintai dan menyayangi siapapun serta berdoa untuk siapapun walau berbeda agama dengan ibu.

“Walau dia orang kafir bu?”

Iya

“Siapa Tuhan ibu?”

Allah SWT

“Pasti Tuhan ibu beda dengan Tuhan yang mereka sembah ya?”

Iya mungkin

“Terima kasih ya Bu Dira. Setelah mendengar penjelasan ibu, kami semakin yakin, bahwa mengucapkan hari besar umat agama lain berarti kita punya hati yang bersih dan menghormati umat agama lain.”

Kalau ibu sih menghargai siapapun yang mau berteman dengan ibu, terlepas apapun agamanya.

Ucapan dan perkataan yang baik memberikan kebahagian dan sukacita bagi yang menerima dan mendengarnya.

Karena Tuhan senang dengan hal2 yang baik yang mendatangkan kebaikan bagi seluruh umatNYA.

Dan Kemuliaan bagi ibu sebagai seorang muslim, tercermin dari Attitude dan budi pekerti yang baik dengan saling menyayangi, mengasihi, menghormati, merangkul dan menyebarkan kebaikan penuh cinta kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *