by

Menyamakan Jokowi dengan Fir’aun?

Oleh : Zainal Abidin Sidik

Dalam beberapa hari ini, timeline saya di Facebook cukup banyak diisi berita duka. Ada juga selingan tentang pepesan kosong donasi bernilai 13 digit, yang dikaitkan dengan kepemimpinan di negeri ini. Itu yang akan saya tulis pagi ini. Saya bukan pembela buta buat beliau. Bukan juga pencerca. Yang ingin saya bela adalah hak beliau untuk disebut dengan sebutan yang baik. Bukankah itu yang diajarkan oleh Kanjeng Nabi?

Bahkan nabi Musa pun bersikap santun kepada Fir’aun. Saya atau anda, tentu tidak lebih baik dari nabi Musa, dan Fir’aun tentu jauh lebih buruk dari Jokowi. Dan bisa jadi, Jokowi punya sisi baik, jauh lebih banyak,- setidaknya dari saya. Di negeri demokrasi, kritik tentu saja tidak dilarang. Tapi tentu saja ada, – cara yang santun dalam menyampikannya.

Pertama, gunakan cara yang santun, dan kedua, sampaikan dengan data yang beres. Bukan hoax! Jadi, dalam beberapa hari ini saya juga menyampaikan kritik kepada beberapa orang yang, – secara tidak sengaja saya baca statusnya di timeline. Konteksnya, tentu saja sesuai dengan yang saya pahami: saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Salah satunya, seorang pengajar di sebuah perguruan tinggi.

Karena punya nomor hapenya, saya japri beliau. Alhamdulillah. Beliau berkenan menerima kritik saya, dan menghapus statusnya. Saya hormat pada beliau. Sungguh. Ada beberapa yang lain. Mereka menolak, sekaligus mencari pembenaran. Padahal status-statusnya sangat relijies. Di sisi lain, dia gunakan timeline buat menghina orang lain. Menyebut orang yang dibencinya dengan sebutan yang buruk.

Yang begini enaknya diapain? Delete aja lah …Teman itu, sesungguhnya mengajak dan menjaga kita, jadi baik. Kalau arahnya melenceng, itu saatnya dibuang. Nggak perlu berharap orang itu berubah … Dengan begitu, saya tidak merasa kehilangan orang baik. Saya bahkan merasa berada di jalur yang saya inginkan, tanpa mengganggu orang lain. Asal tahu saja, di masa lalu banyak yang unfried saya, tapi belakangan minta di add lagi.

Sumber : Status Facebook Zainal Abidin M Sidik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed