Mengenang Pemikir Islam Yang Kini Telah Berpulang

Salah satu jejaknya paling kentara adalah proses pendirian Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) pada tahun 1990. Dawam juga menginisiasi dan menjadikan BJ Habibie–waktu itu belum Presiden–untuk menjadi ketua pertama. Bahkan, sosoknya dianggap sebagai representasi ICMI dan membuat organisasi ini memiliki pengaruh yang cukup kuat. Selain itu, beliau juga aktif di Muhammadiyah dan beberapa organisasi seperti LP3S.

Selain aktif berorganisasi dan pemberdayaan masyarakat, Dawam juga merupakan sosok produktif. Tulisannya tersebar di pelbagai media massa dan buku-buku. Mulai dari hal remeh temeh, kebudayaan, politik hingga ekonomi. Beberapa judul antara lain Esai-esai Ekonomi Politik (1983), Deklarasi Mekah: Esai-esai Ekonomi Islam (1987), Etika Bisnis dan Manajemen (1990), Habibienomics: Telaah Pembangunan Ekonomi (1995), Paradigma Al-quran: Metodologi dan Kritik Sosial (2005) dan Nalar Politik Ekonomi Indonesia (2011).

Beliau juga mengepalai jurnal Ulumul Quran yang begitu berpengaruh di zamannya. Jurnal tersebut mempertemukan para intelektual dan pemikir islam dalam tulisan. Tak jarang bahkan berpolemik atas sebuah gagasan dan dan berdialektika. Bahkan, Ulumul Quran dianggap sebagai kawah candramikuka intelektualisme di Indonesia selain jurnal Prisma yang diterbitkan LP3S.

Kini, setelah 77 tahun melanglang buana dan memberi banyak inspirasi terhadap perkembangan islam dan bangsa, sosok ini berpulang berpulang tepat pada malam ke-15 Ramadhan 1439 Hijriyah atau bertepatan hari Rabu 21

Selamat Jalan, Profesor Dawam. Terima kasih yang mendalam. Salam buat Gus Dur, Wahib, Adi Sasono dan lain sebagainya. Alfatihah….

Sumber : islami.co

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *