by

Mengenal Kilang Minyak yang Bikin Warga Borong Mobil di Tuban

Teknologi pengolahan yang dikembangkan Pertamina bersama Rosneft adalah untuk jenis sweet crude oil sehingga produknya pun ramah lingkungan. Diantara negara yang memiliki lapangan Migas dengan produk sweet crude oil adalah Venezuela, Timur Tengah, dan Eropa.
Proyek Raksasa Yang Mangkrak
Sebelumnya proyek ini masuk dalam daftar Rp708 triliun investasi mangkrak yang dicatatkan BKPM. Dari angka tersebut, lebih dari setengahnya telah dieksekusi. Proyek mangkrak ini terkendala pembebasan lahan. Padahal, nilai proyek ini tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar Rp211,9 triliun. Pengembangan kilang Tuban sendiri membutuhkan pembebasan lahan seluas 841 hektare (Ha).
Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas (Ratas) pada April 2019 bahkan memerintahkan untuk memfasilitasi insentif investasi tax holiday kepada investor sektor petrokimia. Penyelesaian proyek Tuban memang menjadi prioritas pemerintah demi membangun hilirisasi industri di dalam negeri.
Pada tahun 2020 lalu BKPM juga membentuk tim khusus untuk mempercepat penyelesaian masalah di Tuban, termasuk menyelesaikan negosiasi lahan masyarakat dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Tuban serta Pertamina.
Pasalnya menurut BKPM proyek tersebut mampu menyerap hingga 20.000 tenaga kerja pada saat konstruksi dan 2.500 pekerja dalam tahap operasional.
Menuju Indonesia Bebas Impor BBM
Kilang Tuban sendiri diperkirakan bakal memberi tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG dan Petrokimia berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan kapasitas sebesar 300 ribu barel per hari (Bph), Kilang Tuban diharapkan dapat memperkuat ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi nasional, sehingga tidak lagi tergantung dengan impor. Kilang Tuban rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2025.
Setelah 20 tahun lebih tidak membangun kilang, dengan adanya tambahan kilang baru seperti proyek di Tuban, Jawa Timur dan beberapa Revitalisasi Kilang Minyak Eksisting (RDMP), maka Indonesia diprediksi tidak perlu mengimpor BBM setelah semua proyek kilang selesai. Indonesia sendiri memiliki target bebas impor BBM pada tahun 2030.
Indonesia 2045 || Konten Informasi Infrastruktur dan Pembangunan Tanah Air Terpopuler – #IndonesiaEmas2045
Sumber : Status Fanspage Indonesia 2045

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed