by

Mengapa Anak-Anak Tidak Mendapatkan Vaksin?

Jadi, karena “kespesialan” anak tsb, seharusnya netizen yang bertanya sudah memahami jawabannya, “untuk apalagi anak-anak harus divaksin ?”
Bahkan, masih menurut “guru dokter”, karena itulah tanpa perlu vaksin sekalipun, karena anak-anak sudah memiliki vaksin alami, anak-anak seharusnya sudah sekolah tatap muka sejak bulan2 kemarin, dan akan aman saja, sekolah tidak akan menjadi klaster baru. Yang menyebut-nyebut tentang ‘klaster sekolah’ pastilah scaremongers atau penjual vaksin & masker.
Jadi, “Ayo Sekolah!” demikian petisi yang diserukan sang “guru dokter”.
Saya sengaja membuat status ini, untuk membantu netizen2 lain yang mungkin memiliki pertanyaan yang sama, dan mungkin sudah lupa dengan materi pelajaran tentang anak-anak & Covid-19 dari “guru dokter”.
Karena dari satu sampel netizen di atas, bisa jadi murid-murid “guru dokter” yang lain serupa kondisinya.
Hanya duduk bersama sang “guru dokter”, like, comment, share & copas… tanpa memahami sama sekali pelajaran yang diberikan. Makanya cepat lupa.
Saya bukan murid sang “guru dokter”, tapi saya bisa mengingat semua pelajarannya. Yang meliwat di timeline saja tentunya. Sebelum diblokir.
Termasuk pelajaran2 ngawurnya… ehh…
 
(Sumber: Facebook Heni Nuraini)
.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed