by

Menelisik Jejak Kenegarawanan Gus Dur

Meskipun tidak meredakan tuntutan hukum, kehadiran Gus Dur ke Cendana di tengah kuatnya tuntutan untuk mengadili Pak Harto, menjadi obat tersendiri bagi Pak Harto. Seakan Gus Dur ingin membuat Pak Harto “menyesal” dengan keputusan politiknya memusuhi Gus Dur semasa berkuasa dulu.

Belakangan setelah tidak lagi memegang jabatan Presiden, Gus Dur dikabarkan selalu menyambangi Pak Harto. Gus Dur memang tidak ada gengsinya. Ia tetap memperlakukan Pak Harto sebagai kawan yang harus selalu disambangi. Dan uniknya, kehadiran Gus Dur itu bertepatan ketika Pak Harto dijauhi orang-orang yang dulu selalu datang memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingan jabatan dan bisnis.

Gus Dur memang Negarawan Sejati. Di antara ciri Negarawan adalah tidak ada dendam terhadap lawan politiknya. Ini berbeda dengan beberapa orang yang tidak ada persinggungan sejarah dengan seseorang tetiba menaruh dendam atas nama sejarah. Kenapa tidak sekalian, mereka dendam kepada Darwin yang menuduh nenek moyangnya ada hubungan genetik dengan kera?

Sulit mencari yang sebanding dengan Gus Dur, saat ini di Indonesia. 

Sumber : Status Facebook Abdi Kurnia Johan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed