by

A Man Called Heroes

Bagi Jokowi, Jonan adalah sosok yang dianggap mumpuni. Secara manajerial, track recordnya tak diragukan lagi. Dia mampu merubah PT.KAI dari merugi menjadi meraup laba. Dari kondisi berhutang dibalik menjadi aset yang berlipat ganda. Tentu dengan terobosannya, diharapkan dia juga dapat melakukan hal yang sama atas Freeport Indonesia. Dimana kita sebagai pemilik saham minoritas, harus berbalik menjadi mayoritas. Apakah peran Jonan hanya “sebatas” itu?

Dan satu hal lagi yang jarang diketahui publik adalah Jonan memiliki akses untuk melobi Vatikan. Lantas, apa hubungannya? Diakui atau tidak, Vatikan juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap Kongres Amerika sampai The Fed. Kekuatan yang dikenal sebagai Jaringan Jesuit dibawah kendali Vatikan inilah yang mampu menandingi hegemoni kelompok Elit Yahudi. Dan harus diakui, “Perang Freeport” adalah perang yang tidak bisa kita hadapi sendiri. Karena disitu juga ada perang lobi yang melibatkan jaringan Elit Global. Jadi sangatlah naif jika ada politisi yang menganalogikan Perang Freeport sebagai Rumah Kontrakan. Karena selama ini Gunung Emas Papua telah menjadi salah satu kolateral The Fed melalui Freeport Mc MoRan.

Kini, tinggal menghitung hari Ahok akan bebas dari penjara. Misinya sebagai decoy juga sudah selesai. Peran Anies sebagai “Tuan Pengganti” kelompok Politik Identitas untuk memberikan efek jera juga cukup berhasil dilakukan. Prabowo sebagai “Timses” Jokowi dengan berbagai blunder politiknya juga semakin efektif mendongkrak elektabilitas Jokowi. Nah, ketika berdasarkan hitungan diatas kertas Jokowi bisa dipastikan terpilih kembali, kenapa dia mengambil langkah yang tidak populer dimata pendukungnya? Yaitu membebaskan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari penjara?

Biarlah Jokowi mengambil keputusan ini atas dasar Kemanusiaan. Namun jika isu ini ditarik-tarik masuk ke ranah politis, bisa jadi ini bukan tentang Jokowi. Mungkin untuk seseorang yang tak mau dipanggil Ahok lagi. Sesuatu yang besar telah dipersiapkan untuk BTP. Ya, bisa jadi! Itulah juga kenapa saya menunda mengunggah tulisan (memori) ini. Karena saya menunggu isu Ba’asyir mulai muncul ke permukaan. Itupun juga bisikan dan saran dari #SILIT. Bisa benar bisa juga salah!

*FAZ*
#SILIT

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed