by

Lebih Dari Fir’aun

Oleh : Asrof Husin

Terkadang perilaku kita lebih dari Fir’aun,

Dengan sangat angkuhnya kita bilang bahwa kecerdasan dan bakat yang kita miliki bahwa semuanya itu karena usaha aku sendiri dan sama sekali tidak ada peran Tuhan.

Aku sangat cerdas, bakat yang aku miliki sangat hebat dan semuanya hasil dari usaha aku sendiri dan sedikitpun tidak ada peran Tuhan.

Karena kecerdasanku, aku dengan congkak berkata bahwa aku paling berjasa dan tanpa aku ini tidak mungkin terjadi.

Aku tidak percaya Tuhan, aku pemilik diriku sendiri.

Aku merasa lebih hebat dari Tuhan dan aku lebih dari Fir’aun.

Terkadang perilaku kita lebih dari Fir’aun,

Dengan sangat angkuhnya kita bilang bahwa kesuksesan dan kekayaan yang kita miliki bahwa semua itu karena usaha aku sendiri dan sama sekali tidak ada peran Tuhan.

Aku menjadi sukses dan sangat kaya raya, semua itu karena kerja keras diri aku sendiri dan sedikitpun tidak ada peran Tuhan.

Aku menjadi sangat congkak bahwa diri aku sendirilah yang paling berjasa yang membuat aku kaya raya.

Aku tidak percaya Tuhan, aku pemilik diri aku sendiri.

Tanpa aku ini tidak mungkin terjadi.

Aku merasa lebih hebat dari Tuhan dan aku lebih dari Fir’aun.

Terkadang perilaku kita lebih dari Fir’aun,

Dengan angkuhnya aku mengklaim bahwa agama akulah yang paling baik dan paling benar, selain itu semua salah.

Aku menyalahkan dan menghujat agama lain kafir dan sesat. Aku gampang sekali menghukumi haram, sesat dan kafir.

Sebagai pemuka agama aku mewajibkan diriku dikultuskan, dihormati sangat berlebihan, lalu disembah.

Mulutku berbusa berdakwah melantunkan ayat suci, tetapi kelakuanku sangat bejat dan sangat tidak bermoral, sangat tidak terpuji.

Kelakuanku yang telah menjadi hakim, menjadi nabi dan menjadi Tuhan, bahwa kelakuan aku ini lebih dari Fir’aun.

Sebagian perilaku kita sudah lebih dari Fir’aun,

Mempolitisasi agama, memperalat agama, ayat dan Tuhan, memprovokasi, mengadu domba dan memecah belah dengan senjata maut yg bernama ” Sara “.

Ingatlah bahwa negara Suriah hancur karena rumah ibadah jadi tempat penyebaran hoax dan fitnah, Suriah hancur karena ke-Bhinnekaan dibenturkan dengan agama.

Menghancurkan bangsa negara dengan senjata yang bernama agama, bahwa engkau telah lebih dari Fir’aun.

Fir’aun hanya mengaku sebagai Tuhan, tetapi kalian dengan mempolitisasi agama, memperalat agama, ayat dan Tuhan, memprovokasi, mengadu domba dan memecah belah, bahwa kalian telah menghancurkan kemanusiaan, bahkan menghancurkan bangsa negara seperti negara Suriah.

Kalian lebih dari Fir’aun.

Kalian menghujat Fir’aun , tetapi teryata kalian sendiri lebih dari Fir’aun.

Renungkanlah, koreksi diri dan bercerminlah.

Rahayu.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed