by

KPK Bukan Lembaga Suci

Oleh : Rof Sin

KPK Bukan Kumpulan Orang Suci.Sudah terbentuk dimasyarakat bahwa KPK itu kumpulan orang suci, bahwa siapa saja yg mempermasalahkan penyidik maupun pimpinan KPK, ketua dan wakil ketua KPK, maka akan diserang dengan sebutan kriminalisasi penyidik ataupun pimpinan KPK.* Berkali2 NB hendak dijerat hukum, tetapi ramai2 kita berdemo membela NB, sudah terbentuk didlm pikiran kita bahwa NB itu penyidik hebat, suci dan sekarang sedang dikriminalisasi dan sekarang baru kita ketahui kebenarannya bahwa NB itu busuk.*

Bambang W sewaktu dijerat hukum dan dijadikan tersangka, kita mati2an berdemo membelanya, banyak tokoh yg membelanya, dan faktanya sekarang dia memang benar2 sgt busuk. Ini hanya dua contoh saja. Kita semua tertipu, karena kita menyangka KPK itu kumpulan orang2 suci pemberantas korupsi, teryata kita tertipu dan saya tdk generalisasi dan ini contoh nyatanya :* Pada 31/5/2021,

Dewan pengawas KPK menggelar sidang keputusan kode etik terhadap AKP Stepanus Robin, dalam sidang putusan pelanggaran kode etik itu, AKP Stepanus dinyatakan menerima uang yg totalnya senilai Rp.10,4 Miliar, adapun uang yg diterimanya itu berasal dari 5 orang yg tengah berpekara di KPK.

Selama ini yg setengah mati kita bela2 dan kita anggap suci teryata kita telah tertipu, dan yg kita tdk ketahui dan tidak terungkap ada berapa banyak ?- KPK milik Pribadi Seharusnya KPK itu milik rakyat Indonesia, jadi kebanggaan Rakyat Indonesia, tetapi seiring waktu berjalan kita dihadapkan sebuah fakta bahwa KPK telah menjadi milik pribadi, kita kaget melihat fakta ini, telah menjadi milik pribadi NB, dan ada yg namanya Wadah Pegawai KPK dan mereka inilah yg menjadi sangat berkuasa dan menjadi tidak sehat lagi.

KPK harusnya menjadi lembaga yg menegakan hukum dgn tidak pandang bulu, tetapi akhirnya KPK menjadi lembaga politik.- KPK Lembaga Superbody.UU KPK tidak boleh direvisi, tidak boleh ada Dewan Pengawas, tidak mau diatur dan hanya merekalah yg boleh mengatur, tidak ada SP3, Tidak mau jadi ASN, menolak TWK. Dan selama ini jurus yg menjadi andalan mereka adalah : Pelemahan KPK, Pro koruptor, melumpuhkan KPK, KPK hendak dibubarkan.

Adapun yg mendukung mereka ormasnya, orangnya, medianya, itu2 juga, lalu diadakanlah demo2. Kita bertanya : Bagaimana jika KPK tanpa ada penyadapan, masihkah mereka bisa hebat menyelidiki kasus korupsi.Bagaimana pencegahan korupsi yg diamanahkan ke KPK ? Teryata sampai hari ini tidak ada.Pada Sept 2019 Presiden Jokowi menyetujui merevisi UU KPK dengan mengirimkan Surpres revisi UU KPK ke DPR dan terjadilah penolakan dari banyak tokoh dan ormas dan terjadilah demo2.

Ditengah banyaknya hujatan dan tuduhan, Presiden Jokowi tetap teguh bertahan dgn pendiriannya, Presiden Jokowi pun dituduh hendak melemahkan KPK, melumpuhkan KPK, pro koruptor. Presiden Jokowi tetap bertahan bahwa KPK tidak boleh menjadi lembaga Superbody, harus ada Dewan Pengawas, dan pegawainya harus jadi ASN.Dan sekarang kita benar2 bisa melihat fakta yg sgt nyata, bahwa teryata apa yg dilakukan Presiden Jokowi itu teryata sangat benar.SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook ROF SIN.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed