by

Khutbah Jum’at: Ruang Sosialisasi Ajaran Kemanusiaan

Pesan-pesan moral kemanusiaan Islam terungkap pada banyak sekali teks suci Al-Quran. Antara lain :

“Hendaklah kalian saling bekerjasama dalam menegakkan “al-Birr” (kebaikan sosial kemanusiaan/universal) dan jangan bekerjasama dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah adalah bersaudara. Maka berdamai lah kalian. Bertakwalah kalian. Allah akan menyayangimu”.

Dari hadits Nabi juga banyak sekali. Antara lain, Nabi menginformasikan kepada kita bahwa mendamaikan konflik antar manusia memiliki nilai lebih utama ketimbang shalat, puasa atau zakat. Karena kerusakan yang ditimbulkan oleh konflik tersebut adalah kebinasaan agama”. (Al Jami al Shaghir, I/197).

“Allah menolong hamba-Nya yang menolong temannya”

“Satu hari seorang pemimpin bertindak adil terhadap rakyatnya adalah lebih utama daripada orang yang beribadah selama 60 tahun”.( Al Maqashid al Hasanah, hlm. 334). Dan Jihad yang paling utama adalah menyampaikan pesan kebenaran kepada pemerintah yang zalim(Al Jami al Shaghir, I/81).

Sejarah kehidupan kaum muslimin generasi awal memperlihatkan kepada kita bahwa mereka tidak pernah mendikotomisasi ibadah individual dan ibadah sosial. Pada dini hari yang tenang kaum muslimin generasi awal (al Salaf al Shalih) khusyuk dalam sujud, dalam do’a memohon ampunan Tuhan, membaca dan mentadabburi (memikirkan dan merenungkan makna-makna al Qur-an, sementara pada siang harinya mereka memacu kudanya, mencari air dan rumput, berjuang, menanam kurma dan kerja-kerja sosial kemanusiaan. Seluruh kerja dan perjuangan untuk mewujudkan tatanan sosial yang adil dan menegakkan martabat kemanusiaan adalah ibadah (pengabdian kepada Tuhan) yang tidak kurang pahalanya dari ibadah individual/personal. []

Crb, 210317 **

Sumber : islami.co

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed