by

Ketertarikan dan Standarnya

Oleh: Agung Wibawanto

“Kira-kira, kenapa mereka tertarik denganmu? Siapa yang kini tertarik denganmu? Tidak ada! Jujur, kamu tidak ada menarik-menariknya…”

Ketika saya tidak menambahkan keterangan apapun? Kira-kira bagaimana tanggapan anda membaca runtutan kalimat di atas? Kejam, sadis, merasa tersindir, direndahkan, atau apa? Mungkin saja terdengar menyakitkan, kecuali yang mendengar adalah kaleng-kaleng. Tapi kita bisa mencermati lebih dalam. 

Yang mengucapkan itu sesungguhnya sangat benar. Ada dua aspek yang bisa kita pelajari dari kalimat-kalimat pedas itu. Pertama, coba jawab dengan jujur, anda tertarik kepada seseorang karena faktor apa? Tentu anda akan menjawab, tertarik untuk hal apa dulu? Pasangan, rekan kerja, pekerja, atau apa? Ya sudah pasti berbeda-beda kan ukurannya. Sangat betul. 

Saya juga gak ingin anda menjawabnya, cukup anda landasi pertanyaan saya dengan sebuah standar yang sudah anda bikin sendiri. Aspek kedua, menurut anda, hal apa yang bisa membuat orang lain tertarik kepada diri anda? Ini pun juga bisa berbeda-beda namun sekali lagi anda punya standar terhadap diri anda. Yang ingin saya sampaikan bahwa, penting sekali ada ketertarikan dan memiliki standar.

Ini sebuah teori korelasi ataupun interaksi antar sesama. Bagaimana sebuah komunikasi dibangun biasanya diawali oleh sebuah ketertarikan. Sebuah ketertarikan bisa bermacam-macam, misal gaya busana yang dikenakan, wajah, tubuh, gaya bicara, kepribadian, pekerjaan, usia muda, punya kompetensi dll. Yang tragis adalah, bagaimana jika anda tidak memiliki sesuatu yang dianggap bisa menarik orang untuk suka? 

Anda sudah usia tua, tidak memiliki apa-apa, tidak punya kompetensi apa-apa, wajah buruk dan hidup bergelandang. Jangan pernah bayangkan hal itu terjadi pada anda. Rasanya ingin segera menyudahi hidup saja, karena buat apa hidup? Hingga hewan pun mungkin sudah tidak menganggap anda menarik lagi. Namun ada sesuatu yang tidak hanya bisa dilihat saja melainkan bisa dirasakan. 

Contohnya saja, anda seorang yang suka menolong, penyayang, jujur, dapat dipercaya dan sebagainya yang kerap disebut dengan integritas. Anda memiliki banyak standar untuk bisa tertarik kepada seseorang, sebaliknya Anda punya standar agar anda menarik bagi orang lain. Namun perlu diketahui bahwa sebuah ketertarikan tidak hanya yang terlihat tapi juga bisa yang tidak terlihat. 

Yang itu tidak kita ketahui jika hanya via phone apalagi wa. Bahkan kadang tidak cukup dalam satu pertemuan saja. Orang bilang, jangan pilih kucing dalam karung. Well, silahkan tentukan sendiri standar mu. Biasanya yang terlihat tidak akan bertahan lama jika dibanding dengan yang tidak terlihat. Ada lagi istilah innerbeauty, sesuatu yang berada di dalam diri seseorang dan juga di diri mu. 

Anda akan bangga misalnya disebut dan disanjung cantik dan ganteng? Atau, anda lebih suka jika orang lebih tertarik dengan ide-ide gagasan mu ataupun hal kreatif apa yang sudah dilakukan ketimbang tertarik fisik? Silahkan saja, semua standar adalah urusan mu, kalian bebas membuat aturan anda sendiri. Karena tentu saja kalian yang menjalani. Tidak ada urusannya dengan saya yang tidak menarikmu sama sekali. Tabik.

(Sumber: Facebook Agung Wibawanto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed