by

Kesamaan Iran Indonesia

Okelah, secara militer Iran tidak akan mampu menciptakan kerusakan besar pada pangkalan Amerika Serikat apalagi menyerang main land langsung, tapi dengan kekuatan sekarang jika Iran nekat juga, mampu mengacaukan selat ini. Karena selat ini cukup sempit, dengan persenjataan gak canggih-canggih amat, dapat mengancam kapal – kapal tanker yang berlalu-lalang di situ.

Hal ini yang dihitung oleh para penguasa global, coba bisa dibayangkan kalau pasokan Seperlima minyak dunia terhenti. Tekanan politik dan ekonomi Amerika Serikat akan kuat. Selat Hormuz adalah salah satu kartu yang dimainkan Iran dalam pertarungan Geopolitik dalam melawan musuh-musuhnya. Apakah selalu efektif di masa mendatang? Semua bisa berubah, bisa jadi efektif dimasa sekarang, belum tentu efektif dimasa yang akan datang.

Lantas apa persamaan dengan Indonesia. Kalau Iran memiliki selat Hormuz, Indonésia juga memiliki selat Malaka. Selat Malaka ini lebih dahsyat pengaruhnya. Karena dalam jalur perdagangan dunia, tidak hanya tanker minyak yang lewat, tapi juga distribusi semua perdagangan dunia. Menghubungkan Samudra Hindia dan Samudera Pasifik, seperempat perdagangan dunia melalui jalur ini. Bisa dibayangkan kalau jalur ini mengalami kekacauan semisal Indonesia membuat gara-gara di selat Ini. Lebih hebat lagi, kalau selat Malaka Kacau, alternatif terdekat jalur lain adalah selat sunda, padahal selat sunda malah mutlak masuk teritori Indonesia.

Jadi, dari sisi geografis, Indonesia itu sebenarnya memiliki kartu kunci untuk meningkatkan daya tawar. Tentu daya tawar untuk dapat bernegosiasi dengan para penguasa dunia. Cuma kalau hanya sibuk bertengkar sendiri dan hanya mencari keuntungan jangka pendek. Kartu hebat apapun tak dapat dimainkan. Penguasa dunia tidak bodoh, tapi kita bisa juga cerdik bukan?

Sumber : Status Facebook Zainuddin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed