Kenyinyiran dan Keulamaan Aa Gym

Apa tugas para alim sebagai pewaris Nabi? 1) Tablig (menyampaikan) QS al-Maidah ayat 67; 2) Tabyin (menjelaskan) QS an-Nahl ayat 44; 3) Tahkim (memutuskan perkara) QS al-Baqarah ayat 213; dan 4) Uswah (contoh yang baik) QS al-Ahzab ayat 21.
.
Sejak masa Banu Umayyah berkuasa, predikat alim (ulama) lebih ditekankan pada seseorang yang memiliki pengetahuan agama saja dengan spesialiasi: fukaha (ahli fiqih), mufasir (ahli tafsir), muhaddist (ahli hadist), mutakallim (ahli kalam), mutawasif (ahli tasawuf) dll. Karena itu orang-orang hebat seperti al-Khawarizmi, al-Biruni, dan Ibnu Hayyan tidak disebut ulama, mereka hanya disebut ahli Ilmu Kauniyah. Begitu juga failasuf (filosof) dan hukama’ (orang-orang yang memiliki kebjaksanaan) seperti al-Kindi, al-Farabi, dan Ibnu Sina, kecuali Ibnu Rusyd dan al-Ghazali adalah dua orang ilmuan kauniyah sekaligus ulama sebab mereka juga ahli fikih (Ibnu Rusyd), sedangkan al-Ghazali selain ahli fiqih, dia juga ahli tasawuf, kalam, dan ilmu kealaman (Sumber: Ensiklopedi Islam Huruf SYA-ZUN buku ke-5).
.
Pertanyaannya, selain penceramah, Aa Gym ini ahli apa? Apakah dia ahli fiqih (faqih), ahli tatsir (mufasir), ahli hadist (muhadist), ahli ilmu kalam (mutakalim), atau seorang mutawasif (pelaku/ahli tasawuf)? Silakan cari tahu dan kabari aku jika dia memang seorang yang alim.
———————————————
Sumber : Status Facebook Makinuddin Samin
 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *