Kejujuran

Oleh : Erizeli Jely Bandaro

ini kejadian tahun 1990 pemerintah rezim Soeharto melakukan kebijakan ekonomi ketat. Pak harto ingin menyampaikan itu kepada rakyat khususnya petani. Kader golkar sudah melatih dengan baik ketua kelompok tani untuk mendukung semua saran presiden.Apapu itu.Jawab “baik Bapak presiden”.Terjadilah dialogh ..

Pak Harto : Keadaan mesin ekonomi kita memanas karena terlalu banyak investasi. Jadi untuk sementara kita berharap agar rakyat gunakan ikat pinggang dan kencangkan ikat pinggang.

Petani : Baik bapak presiden. Kami akan kerahkan kelompok tani untuk ganti profesi untuk membuat ikat pinggang.

Pak Harto. : Gunakan waktu luang untuk berternak sapi.

Petani : Baik bapak presiden. Kami akan gunakan kulit sapi untuk buat tali pinggang.

Pak Harto : Jangan patah semangat. Kita harus melecut diri kita untuk bekerja keras. “

Petani : Baik bapak presiden. Kami akan gunakan ikat pinggang untuk melecut diri kami.

Pak Harto : Saya akan minta konglomerat untuk menyisihkan 5% labanya untuk anda semua.Itu cukup untuk meringankan koperasi.”

Petani : Baik bapak presiden.Itu lebih dari cukup untuk beli ikat pinggang dari kulit sapi.

Terus pak harto tanya kepada anak kecil yang ada di dekat ketua kelompok tani ..
” Siapa bapak kamu ?
” Ya Bapak presiden.”
” Bagus. ” Pak harto tersenyum.
” IBu kamu siapa ?
” Pancasila.
” kalau udah gede pengen jadi apa?
” Yatim piatu..”

Mengapa dia jawab seperti itu tanya pak harto kepada menteri penerangan.” Karena dia memang udah yatim piatu pak..

moral story..: Kamu tidak akan mendapatkan kejujuran dari rasa takut. Kejujuran akan kamu dapat dari orang yang segan kepadamu. Tiran hanyalah melahirkan peradaban bodoh. Bersikap egaliter lah kepada lawan bicara kamu dan pastikan dia nyaman untuk berbicara.

Smile to the world
Have a nice sunday**

Sumber : Facebook Erizeli Jely Bandaro

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *