Kata SBY, Kebijakan Maritim Jokowi Cuma Retorika

Oleh: Birgaldo Sinaga

 

Headline berita hari ini mengabarkan Presiden ke 6 SBY mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi masih sebatas retorika dalam kebijakan poros maritim dunia. Menurut SBY belum nampak hasil kebijakan poros maritim yang selama ini digadang gadang sebagai salah satu kekuatan utama pemerintahan Jokowi.

Hmmm…Apa benar ? Gak salah ngomong nih Pak Boss??

Rasanya, SBY sebagai mantan Presiden kurang eloklah mengomentari pemerintahan Jokowi. Kita tahu Jokowi tiada henti bekerja menggenjot ketertinggalan pembangunan infrastrukur yang selama 10 tahun SBY berkuasa tdk ada membangun apa apa kecuali rumah hantu di Hambalang sana.

Ambil contoh sederhana bagaimana menyelesaikan kasus erupsi Gunung Sinabung. Setelah 4 bulan meletus meluluh lantakkan hampir seluruh desa kawasan Gunung Sinabung, barulah SBY turun melihat pengungsi. Lalu pulang ke Jakarta. Seperti biasa, arahannya prihatin dan pemerintah akan berupaya membantu pengungsi. Pengungsi masih ditampung di barak barak pengungsian.

Setelah berbulan bulan tanpa hasil, Sinabung meletus lagi. SBY dan tim lingkaran utama presiden datang dengan membawa tenda canggih yang mampu menampung segala keperluan orang layaknya tenda pelesiran atau berpesiar. Mereka selfi selfie disana. Melakukan rapat terbatas membahas nasib pengungsi. Setelah puas ambil foto selfi selfie, lalu pulang ke Istana. Hasilnya tidak jelas. Pengungsi masih ditampung di barak barak pengungsian. Tanpa kepastian nasibnya.

Dua minggu setelah dilantik menggantikan SBY, Presiden Jokowi dan Ibu Negara turun ke Gunung Sinabung. Tanpa banyak bawa anggota kabinet. Jokowi dengan lugas langsung turun menemui korban pengungsi. Duduk di hamparan pertanian yang gosong terkena abu panas bersama korban pengungsi. Tanpa banyak aturan protokoler masyarakat Sinabung mengungkapkan keluh kesahnya.

Saat itu juga Jokowi memerintahkan Menteri Agraria BPN dan Menteri Kehutanan Lingkungan Hidup mencari lahan sesuai kebutuhan pengungsi. Tenggang waktu 1 minggu lahan harus sudah dapat. Jokowi memerintahkan TNI AD untuk membangun jalan dan infrastruktur secepatnya. Anggaran segera dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Dalam tempo 3 bulan Jokowi akan datang lagi untuk memastikan semua sdh harus selesai.

Membandingkan cara kerja SBY dan Jokowi tentu sangat mudah. Satu lamban karena tambun dan peragu, yang satu cepat tangkas tanpa keraguan.

Jadi kalo kali ini SBY masih ngoceh tentang Jokowi rasanya kok gak ngaca ya. Mbok ya lebih bagus bikin album lagi atau Tour De Sulawesi kek… itu sudah bikin Indonesia tenang adem. 
Atau Pak SBY ingin Pak Jokowi inspeksi LP Cipinang lihat kawan lama Pak SBY yang lagi reunian disana??

Salam Dua Periode

(Sumber: Status Facebook Birgaldo Sinaga)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *