by

Karma Pembenci Jokowi, Presenter ILC, Karni Ilyas Terseret Kasus Korupsi 3 Triliun

Terkait nama oknum yang menguasai tanah itu, ia enggan memberitahu. “Namun, ia menegaskan bahwa oknum yang menguasai tanah negara itu merupakan “orang penting”.
“Orang mana, ndak taulah saya, orang Jakarta atau orang mana. Pokoknya nanti lah, pokoknya orang penting, pengusaha, pejabat negara, pejabat daerah macam macam,”
Setelah memeriksa lebih dari 40 saksi baik di Labuan Bajo maupun di Kupang, ibukota NTT, pihak Kejaksaan Tinggi NTT mengagendakan pemeriksaan terhadap dua orang lagi. Kajati NTT, DR. Yulianto melalui Kasi Penkum dan Humas, Abdul Hakim, mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gories Mere dan Karni Ilyas.
“Kita agendakan pemeriksaan mereka besok (hari ini),” ujar Abdul Hakim
Ia menegaskan, Gories Mere yang merupakan mantan Kepala BNN dan Karni Ilyas yang merupakan tokoh jurnalis sekaligus host ILC TV One itu akan diperiksa di Kantor Kejati NTT pada Rabu hari ini, sesuai undangan yang telah mereka sampaikan.
Kita amati kedepannya jika benar Karni Ilyas terbukti bersalah, apakah ia masih jadi sok bijak di acara ILC? Karni yang kerap menjadi pengkritik pemerintah ternyata juga doyan harta. Jadi sebelas dua belas dengan bos medianya yang ngemplang kasus Lapindo dan Jiwasraya. Maka tak heran mereka bersatu membikin acara yang isinya orang yang suka mencaci maki pemerintah. Masih banyak oposisi yang bisa menyampaikan pendapat secara sopan, tapi kenapa yang dipilih Rocky Gerung dengan jargon ‘dungu’.
Atau juga kenapa memilih Tengku Zul yang kebanyakan cuitannya tentang PKI, anjing, babi dan sebagainya. TV One melalui ILC hanya meminjam tangan orang untuk menjatuhkan pemerintah. Di sisi lain, orang seperti ARB pasti geram lantaran kerap ditagih di kasus Lapindo oleh Sri Mulyani. Ratusan milyar yang harus ia tanggung selama puluhan tahun tak kunjung lunas. Sudah begitu keluarganya tak tahu malu pamer kekayaan ke media sosial. Padahal kewajiban utang yang harusnya jadi tanggungan mereka malah dibebankan ke negara.
Begitu juga Karni Ilyas yang dulu sempat tak terima dan mengancam melaporkan akun yang menggunggah dirinya berpesta dengan cewek seksi, serapat apapun bangkai ditutupi, bau busuknya tak akan bisa dihindari. Karni harus paham konsekuensi dari tindakannya yang kerap menyudutkan pemerintah dan provokasi atas nama kebebasan pers. Dia mungkin akan teriak didzolimi jika ditangkap lantaran provokasi, tapi ia tak akan berdaya jika ditangkap karena kasus korupsi. Untuk itu pemirsah, jangan salah menilai baik buruknya acara hanya dengan melihat pembawa acara yang tampaknya pro rakyat, tapi nyatanya malah mencekik rakyat.
Begitulah kura-kura
Referensi:
 
Sumber : Status Facebook Salmin Khan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed