by

Kalau Anti Pancasila, Jangan Tinggal Di Indonesia

Oleh : Asrof Husin

Pada awal Orba masyarakat dilarang untuk memperingati 1 Juni sebagai hari Lahir Pancasila. Adapun tgl 1 Juni resmi diperingati sebagai hari ” Lahir Pancasila ” adalah ditetapkan oleh Presiden Jokowi melalui Keppres nomor 24 tahun 2016.Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yg disampaikan oleh Soekarno dlm sidang Dokuritsu Junbi Cosakai ( Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan ) pada tgl 1 Juni 1945.

Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal ” Pancasila ” pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.Lalu apakah Pancasila bisa diterima semua pihak ? Teryata tidak, dari dulu sampai sekarang ada kelompok2 yg menolak Pancasila, anti Pancasila dan ingin mengganti Pancasila. Kita bahas secara singkat.

– Pemberontakan DI/TII 1949 – 1962

.Pada 7 Agustus 1949 didesa Cisampah Tasikmalaya Jabar, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memproklamasikan Negara Islam Indonesia ( NII ) yang diberi nama Darul Islam ( DI ), sedangkan tentaranya dinamakan Tentara Islam Indonesia, Kartosoewirjo sbg Imam besarnya DI yg menolak Pancasila, anti Pancasila dan beberapa kali memerintahkan anak buahnya utk membunuh Soekarno, alasannya karena pemerintahan Soekarno berdasar Pancasila bukan Islam, sedangkan Kartosoewirjo sendiri ingin mendirikan negara islam dgn hukum islam dan tdk boleh yg lain.Adapun pemberontakan DI/TII ini tersebar dibeberapa daerah dan dgn pemimpinnya sendiri2 seperti : Jawa Barat ( Kartosoewirjo ), Jateng ( Amir Fatah ), Sul Sel ( Kahar Muzakar), Aceh ( Daud Beureh ), Kal Sel ( Ibnu Hajar ).Di Jawa Barat DI/TII dikenal dgn istilah Gerombolan, siapa saja yg tidak setuju dgn ide negara islam, dibakar rumahnya, dibunuh, kampungnya dibakar, mereka juga sering merampok hasil tani masyarakat, ulama Jabar yg tdk setuju dgn negara Islam diserang mereka.

DI/TII ini dikenal kejam danbtdk segan2 membunuh. Kartosoewirjo sang imam besar DI/TII 13 tahun memberontak angkat senjata dgn tujuan mendirikan negara islam yg benci/anti Pancasila dan pd 4 Juni 1962 Kartosoewirjo berhasil ditangkap dan pd persidangannya menurut Jaksa korban jiwa yg dilakukan DI/TII sebesar 22.895 orang. Kartosoewirjo dihukum mati pd Sept 1962.

– HTI.

Hizbut Tahrir ( HT ), ( Indonesia : HTI ) dibentuk okeh Taqiyyuddin Al Nabhani di Palestina pd 1953.Masuk ke Indonesia pd th 1983an diboyong oleh oleh Abdurrahman Al Baghdadi , seorang aktivis HT Australia yg berasal dari Yordania, yg bertujuan menyebarkan paham HT di Indonesia. Dia datang ke Bogor untuk mengajar di pondok pesantren Al Ghazali, kemudian masjid Al Ghifari IPB Bogor dijadikan tempat penyemaian ideĀ² HT kepada mahasiswa, pada era 90 an ideĀ² dakwah HTI merambah kemasyarakat, melalui aktivitas dakwah di masjid, kampus/universitas, perkantoran, perusahaan, dan perumahan.

Mulai era reformasi HTI menjadi sangat bebas sebebas bebasnya menyebarkan pahamnya, seperti pada 12 Agustus 2007 menghelat konferensi khilafah Internasional di GBK dengan sedikitnya 100 ribu peserta. HTI anti Pancasila dan ingin mendirikan negara khilafah dengan hukum islam, ingin menggantikan Pancasila dengan khilafah. Di beberapa negara di Timur Tengah HTI berusaha menyusup ke tubuh militer dan mengajak memberontak/makar pemerintah yang sah. Pada 19 Juli 2017 presiden Jokowi resmi membubarkan HTI lewat Perppu Ormas nomor 2 tahun 2017, karena HTI sgt berbahaya anti Pancasila, menolak Pancasila dan bertujuan mendirikan negara Khilafah.

– JAD.

JAD ( Jamaah Ansharut Daulah ) dibentuk pd th 2014 oleh Aman Abdurrahman, JAD kelompok teroris yg berafiliasi dgn ISIS yg hendak mendirikan negara islam/khilafah. JAD anti Pancasila, JAD selama ini terkenal dgn aksi brutal terorisnya, mereka banyak menjadi dalang bom bunuh diri selama ini, seperti bom bunuh diri 3 Gereja Surabaya 2018 yg dilakukan satu keluarga, bagi mereka itu jihad membela agama dan jika mati langsung masuk surga. JAD sgt berbahaya, JAD membangun sistem yg terstruktur didunia maya, 90% baiat mereka secara online dan pd 31 Juli 2018 Pengadilan resmi memutuskan melarang organisasi tsb

.- JI

.JI ( Jamaah Islamiyah ) didirikan di Malaysia pd th 1990an oleh Abdullah S dan Abu BB. JI adalah sayap Al Qaeda di Asia Tenggara dan rencananya Indonesia menjadi pusat markas mereka. JI adalah kelompok teroris yg anti Pancasila dan hendak mendirikan negara agama. Adapun aksi teroris mereka seperti :Bom Bali pd 12 Oktober 2002, Bom Hotel JW Marriot 5 Agustus 2003, dll.Selain JI ada juga kelompok MMI, MIT, FPI dan Ikhwanul Muslimin.

– WAHABI.

Wahabi dan juga salafi adalah kelompok yg anti Pancasila, mereka bilang haram, syirik, musyrik, bid’ah, thogut dan kafir.Wahabi ajarannya bukan ajaran teroris, tetapi ajarannya yg sgt keras dan kaku dan serba bid’ah, haram, syirik, musyrik, thogut, kafir, sangatlah berbahaya.Faktanya semua kelompok teroris di Timur Tengah dan negara kita berpaham Wahabi.

Bagi kelompok2 tsb diatas, bagi mereka Pancasila itu Thogut, haram, syirik dan harus diperangi. Dan kepada mereka semua yg anti pancasila, yg menolak Pancasila, yg ingin merubah Pancasila dgn khilafah, kalau anti Pancasila jangan tinggal di Indonesia, enyah saja dari Indonesia, kami tdk butuh kalian semua, kami tidak butuh negara agama/khilafah sebab kami sudah punya Pancasila, Indonesia sudah sgt tepat dan sgt bagus dgn Pancasila, kami akan terus menjaga Pancasila dari para bedebah seperti kalian kaum perusak. Kami akan jaga Pancasila.Kami akan merawat Bhinneka Tunggal Ika. Selamat Hari ” Lahir Pancasila ” 1 Juni 2021,Dan kepada mereka semua yg menolak Pancasila, kalau anti Pancasila jangan tinggal di Indonesia.Kita jaga Pancasila.Kita rawat Bhinneka Tunggal Ika.SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed