Kadrun Adalah Pola Pikir, Bukan Identitas Etnis

Dan pola pikir kadrunisme akhir-akhir semakin merajalela. Khususnya terkait dengan program vaksinasi virus Covid-19. Dari awal mereka begitu nyinyir, mulai minta gratis sampai minta Presiden Jokowi divaksin terlebih dahulu dan dilakukan secara terbuka. Setelah semua nyinyiran mereka dipenuhi oleh Pemerintah giliran sekarang mereka mengkritisi cara suntikan vaksin kepada Presiden Jokowi yang dianggap salah bahkan mereka meragukan isi vaksin yang disuntikkan kepada Presiden. Pola pikir yang aneh dan nyleneh dan hampir mendekati ketidakwarasan.
Dari awal saya sudah memberi saran kepada otoritas Pemerintah untuk tidak perlu meladeni nyinyiran para kelompok berpola pikir kadrunisme ini. Karena apapun yang dilakukan oleh Pemerintah cq Presiden Jokowi pasti akan dipandang salah oleh kelompok sakit jiwa ini.
Lalu bagaimana caranya kita menyikapi meriahnya nyinyiran kelompok kadrunisme ini ?
Saran saya jangan pernah pedulikan mereka. Mereka sejatinya hanya kelompok dalam jumlah yang kecil. Suara mereka hanya terdengar bergaung kencang di media sosial. Tidak lebih. Semakin kita tanggapi ulah mereka, semakin akan merajalela mereka. Kita jangan pernah menjadi agen distribusi ketidakwarasan mereka.
Kita juga jangan pernah berambisi meluruskan kebengkokan pola pikir mereka. Karena hal itu dibangun dengan fondasi rasa sakit hati dan ketidakpuasan diri yang akut dan sudah mengalir dalam urat nadi kehidupan mereka. Hanya diri mereka dan Tuhan yang bisa meluruskan pola pikir mereka.
Jangan-jangan Tuhan sengaja membiarkan mereka tetap ada di sekitar kita, agar kewarasan kita begitu nampak berbeda. Dan ini sebuah kemewahan yang diberikan Tuhan kepada kita. Kaum akal sehat. Who knows ?
Salam SATU Indonesia,
17012021
 
(Sumber: Facebook Rudi S Kamri)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *