Jokowi Bapak Rakyat

 

Argumentasi, substansi, adalah kalimat demokrasi utk mengemukakan pendapat. Akan tdk berisi kalau tdk memakai angka atau fakta. Mana bisa fiksi dijadikan dasar sbg hal yg akan dikeritisi misalnya. Fakta, dan angka juga hrs asli bkn setiap ada keperluan dikoreksi.

Riuhnya cara2 fitnah yg terarah adalah sebuah usaha utk mengatasi angka2 yg di hasilkan
Jokowi, makanya jd ngawurisasi. Penyerangan 2 difokus kpd Jokowi. Yg harus di habisi. Kalau tdk mereka tdk ada pilihan harus Pensiun dari pencuri.

Pertanyaannya knp mereka gelap mata tak mau membaca. Ya itu tadi krn mrk tidak bisa keluar dari kobaran emosi, panik, sulitnya lagi Jokowi tidak memberi celah utk dikoreksi. Sehingga kelemahannya dicari2 dari segala lini. Dibuat2 seolah terlihat pdhl halusinasi.

Jokowi, bak pawang yg ditakuti. Masuk kebun binatang, pintu dibuka semua. Siapa saja boleh jd dirinya, tdk ada niat merubah singa menjadi kuda, atau harimau menjadi zebra. Yang pasti hrs sama2 kembali kpd fitrahnya. Singa dan harimau memakan daging sesuai porsinya. Kuda dan zebra merumput tanpa mengambil safana.

INDONESIA HARUS MEMBIASAKAN YG BENAR, BUKAN MEMBENARKAN YG BIASA.

JOKOWI PRESIDEN RAKYAT INDONESIA, #2019 KAMI AKAN MENIKMATI PRIODE KEDUA. KALIAN NANTI SAJA..

 

(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *