by

Jilbab/Rok Panjang dan Kendaraan Roda Dua

Oleh: Muhammad Jawy
 

Sudah sangat banyak berita kecelakaan roda dua yang diakibatkan karena rok/jilbab panjang yang dikenakan pembonceng wanita masuk ke dalam velg roda belakang, sehingga pengendara dan pembonceng terjatuh. Ada yang luka, ada yang meninggal. Ada juga kendaraan lain yang ikut kena celaka menabrak motor yang terjungkal karena ada kain yang nyrimpet ini.

Secara umum, kebanyakan desain motor sekarang ini memang kurang friendly kepada pembonceng yang menggunakan rok/kain/jilbab panjang, karena roda dan velg diekspose. Berbeda dengan misalnya vespa jaman dulu yang roda belakang (dan juga depan) cukup tertutup.

Solusinya tidak sekadar cukup dengan mengatakan kepada emak/mbak pembonceng, “Tolong kainnya dipegangi erat, jangan sampai masuk velg”. Karena psikis dan fisik orang bisa bervariasi, konsentrasi pun tidak selalu berkumpul. (Apalagi kalau lagi berantem sama temen di medsos, atau udah ada tagihan datang ke rumah).

Kita bisa belajar dari India. Disana wanitanya umum menggunakan kain sari, yang panjang dan lebar. Karena kecelakaan disana termasuk sering, untuk menguranginya Pemerintah India mewajibkan setiap kendaraan roda dua harus menggunakan Sari Guard. Yaitu pelindung yang dipasang di kanan belakang, terbuat dari besi yang bisa melindungi kain tidak terjerat ke dalam roda, juga tidak terlalu mengganggu aspek aerodinamika dari motor. Bahkan disana, motor gede (Moge) pun tidak bisa mengelak dari kewajiban ini, betapapun “wagu” penampilan akhirnya.

Karena safety first, penampilan nomor dua. Kalau kata kaidah fiqh, menolak mafsadat/mudharat didahulukan daripada mengambil manfaat.

Nah saya berharap rekan-rekan produsen aksesoris motor, mulai mempopulerkan penggunaan Guard semacam ini. Meskipun mungkin nanti bentuknya bisa lain. Syukur kalau ada keterlibatan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat, atau bahkan masuk dalam regulasi, karena ini menyangkut keselamatan, tidak hanya pengendara dan pembonceng, tapi juga orang lain di jalan raya. Khususnya jika memang yang akan membonceng adalah mereka yang menggunakan kain lebar dan ada ancaman kain tersebut masuk ke dalam roda, sekecil apapun resikonya.

Wallahua’lam

 

(Sumber: Status Facebook Muhammad Jawy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed