by

Jika Membiarkan Salafi Wahabi

Oleh : Fauzan Inzaghi

Diera 60-90an banyak ulama diminta untuk diam terhadap aliran tetangga, dengan alasan menjaga ukhwah dan persatuan umat. Awalnya para ulama menyetujui usulan itu, demi persatuan

Tapi ketika mereka melihat fakta dilapangan kalau tetangga malah ga pernah diam, mereka terus berbicara masalah khilafiyah, ditambah mereka punya dana serta media, dan terus berteriak tanpa memikirkan ukhwah sesama muslim sama sekali, dan ini berefek pada banyaknya awam yang terpengaruh, sampai sebagian begitu suka meyalakan api fitnah dan kebenciannya.

Dan anehnya kelompok yang tadinya mengatakan pada para ulama menjaga ukhwah, ga pernah semangat untuk mengingatkan hal serupa pada tetangga. Maka dari itu ulama ga mungkin lagi diam, apalagi mendengarkan usulan para politisi itu, mereka memutuskan untuk berbicara sebagai misi penyelamatan, walau tidak disukai, ini biar awam ga jatuh dalam fitnah kaum takfiri, tahziry dan ahlul fitan wa tafriq itu.

Kelompok yang mengusulkan untuk menjaga ikhwah itu mungkin secara aqidah beda dengan mereka, tapi banyak orang jadi ahlul fitnah melalui mereka, karena selalu melakukan pembiaran dengan alasan ukhwah. Sampai hari ini gayanya masi sama. Nama aja politisi, pandangannya politis, tidak ilmiyah.

Hanya saja pengalaman sudah cukup membuat kita untuk tidak mendengarkan para politisi itu, kita bukan benci ukhwah islamiyah, hanya saja menyelamatkan orang dari fitnah dengan menjelaskan ilmu dan yang benar itu juga bagian dari mejaga ukhwah, hanya saja kadang caramya pahit. Wallahualam

Sumber : Status Facebook Fauzan Inzaghi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed