by

Jangan Takut Resesi

Karena mandeg, Pemerintah aktif menggelontorkan spending agar sektor riil bergerak. Spendingnya berupa bantuan langsung tunai & sembako kepada buruh yang dirumahkan dan lapisan bawah perekonomian yang terdampak dari mandeg-nya spending lapisan menengah.
Jadi, jangan terlalu horor menghadapi resesi atau pertumbuhan ekonomi negatif. Kita akan tetap seperti saat ini. Tetap makan seperti biasa walau sederhana. Sekali lagi, karena semua orang lapisan menengah terus berada di rumah, maka tak banyak spending. Resultantenya, sektor industri dan perdagangan tak bertumbuh.
Tetapi, jangan khawatir. Semua orang akan tetap beli beras, beli sayur-mayur, karena tak mungkin orang berhenti makan. Jadi sektor pertanian (pangan: beras, telur, minyak goreng, daging, ikan, sayur-mayur) akan tetap bergerak setidaknya tidak minus, walau tidak kencang pertumbuhannya.
 

Yang tak ada itu pertumbuhan. Sekali lagi, tak ada ekspansi investasi, tak ada orang beli baju baru, tak ada orang beli sepatu/sendal baru, tak ada orang beli perabotan/furnitur baru, tak ada pengeluaran travelling, tak ada pengeluaran untuk transportasi udara, tak ada pengeluaran untuk restauran & hotel, tak ada beli motor/mobil baru, oya tak ada orang yang bisa ekspor juga karena negara-negara tujuan ekspor sedang pingsan ekonominya, dst. Ini yang hilang. Ini yang bikin growth menjadi negatif. Tetapi soal pemenuhan kebutuhan pangan dan energi, akan tetap seperti biasa. Sektor pertanian (dalam arti luas, termasuk peternakan, perikanan, hortikultura) akan tetap jalan. Itu artinya, pasar sayuran (sektor informal) akan tetap jalan. Jadi UKM/sektor informal yang dianggap sebagai “sektor gembel – sektor residual” justru akan jadi juru penyelamat ekonomi, karena mereka tetap jalan.

Jadi mohon para cerdik cendekia, tak perlu membuat situasi menjadi horor dan mencemaskan seolah semua bakal mati dengan resesi. Samasekali tidak. Kasihanilah warga yang tak paham. Mereka jadi ciut hatinya.
Salam hangat

 

Sumber : Status Facebook Arya Hadi Dharmawan
 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed