by

Jangan Jadi Orang NU Deh

“Di penampungan ada balita yang mengalami luka serius dan terinveksi tetanus. Kami merayu ibunya agar diijinkan membawa anaknya ke RS. Tapi si ibu berkeras menolak. Menurutnya, medis barat itu tidak sesuai dengan akidah Islam. Beberapa hari kemudian si anak meninggal,” Mbak Hikmah menuturkan.

Begitu sabar para mbak-mbak Fatayat NU itu melakukan pendampingan terhadap para keluarga eks ISIS. Menurut mereka pendampingan itu penting agar para keluarga ini bisa kembali diterima di tengah masyarakat.

Bagaimana dengan mas-mas Banser yang sedari awal siap pasang badan saat simpatisan ISIS bikin masalah?

Mas Andri bilang, “Banser tidak akan mundur jika mereka ngajak perang. Tapi jika mereka insyaf dan ingin kembali menjadi bagian dari bangsa ini, kita sebaiknya menerima dengan tangan terbuka. Bagaimanapun juga mereka adalah saudara kita. Begitulah Islam seharusnya.”

Bagaimana, coba? Makanya benar kan apa yang kubilang tadi. Jangan jadi orang NU deh kalau belum tentu sanggup 

Sumber : Status Facebook Aji Prasetyo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed