by

Harga Naik, Siapa Takut?

Oleh: Erizeli Bandaro

Sebagian orang kita tidak suka dengan komunis bahkan membenci. Tetapi tidak ada yang tidak suka dengan kebijakan subsidi dan kontrol harga. Padahal inti komunis adalah sosialis dimana negara mengendalikan segala hal termasuk harga. Kan lucu. Yang paling kencang teriak kenaikan harga adalah mereka yang membenci komunis.

Di china paham sosialis ekonomi sudah lama ditinggalkan sejak wafatnya Mao dan digantikan oleh Deng. Sejak itu China tumbuh berdasarkan ekonomi pasar. Sejak UniSoviet bubar, Rusia tidak lagi menerapkan ekonomi sosialis. Yang masih bertahan adalah Venezuela dan Korea utara , yang keduanya bangkrut dan menjadi pengemis.
Jadi bagaimana sebetulnya peradaban kapitalis itu ? Rakus ? Jangan buru buru paranoid.

Tetapi coba ambil esensi dari idealisme kapitalisme itu. Apa ? Kebebasan pasar dan bersaing secara fair. Siapapun boleh berproduksi dan kaya karena itu. Tentu siapapun menyadari bisa bangkrut kapan saja. karena itu. Artinya hukum tertinggi adalah pasar.
Kalau anda merasa tidak suka dengan harga yang kemahalan, gampang saja. Ya jangan beli. Harga bensin kemahalan, jual kendaraan dan naik angkutan umum yang disubsidi. Ingat kendaraan itu produk kapitalis. Artinya anda juga seorang kapitalis. Siap masuk dan siap juga keluar. Engga ada paksaan kok. Bebas aja.

Lantas dimana peran negara ? Dalam dunia kapitalis negara tidak memilik semua tetapi mengendalikan semua hal. Pengendalian itu lewat aturan dan UU yang memungkin semua orang punya hak yang sama untuk mengkases barang dan jasa juga berproduksi. Tanggung jawab negara hanya sebatas ‘ akses “. Artinya” tuh barang ada di pasar, belilah. Berapa kamu suka, asalkan ada uang “ kata pemerintah. Bukan delivery ke rumah anda dengan harga seperti anda mau.

Daripada mengharapkan harga barang turun drastis yang tidak mungkin terjadi. Daripada berpikir utopis ala sosialis yang pasti menderita. Mengapa anda tidak berusaha meningkatkan penghasilan lewat kerja keras dan peningkatan skill agar berpapapun harga barang anda bisa beli ? itu lebih bijak. Atau kalau engga sanggup hidup di dunia kapitalis ?, silahkan pindah ke venezuela atau Korea Utara. Bebas kok. Ini era globalisasi , semua orang bebas menentukan dimana dia mau tinggal.

Anda tidak punya banyak pilihan kecuali ya tingkatkan penghasilan. Mengeluh, mengumpat pemerintah, hanya membuang waktu dan makin keliatan lemah dan bego. Mengapa ? Siapapun presiden tidak bisa menghindari hukum pasar. Paham antum!?

(Sumber: Facebook DDB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed