Fahri Hamzah Dipecat PKS dari Pimpinan DPR?

REDAKSIINDONESIA-DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan telah memecat Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Keputusan ini diambil setelah Kamis (28/1/2016) malam, Badan Penegakan Disiplin Organisasi (BPDO) DPP PKS memanggil Fahri ke kantor partai tersebut.

“Dipecat,” ujar seorang sumber, Jumat (29/1), saat ditanya hasil pertemuan tadi malam di DPP PKS.

Terpisah, juru bicara DPP PKS Mardani Alisera saat dihubungi wartawan mengaku belum mengetahui soal kabar pemecatan tersebut. 

“Waduh, saya nggak taju. Coba kontak Pak Iman, Pak Sohibul Iman (Presiden PKS-red). Saya tidak tahu,” jawabnya, singkat, sembari menutup telpon.

Begitu juga anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS, Tifatul Sembiring. Dia menyarankan supaya informasi itu ditanya ke DPP karerna biasanya hasil BPDO tidak diumumkan.

“Hasil BPDO tidak diumumkan. Saya tidak tahu soal pemecatan karena saya hanya di MPP,” ujar Tifatul.

Sebelumnya dengan mundurnya Setya Novanto, sejumlah elite PKS mulai bicara soal rotasi pimpinan DPR. Pertanyaan besar pun muncul soal kelanjutan Fahri Hamzah jadi Wakil Ketua DPR. Isu itu semakin santer apalagi Fahri Hamzah saat ini sedang dilaporkan Akbar Faizal ke MKD DPR. Akbar merasa Fahri sewenang-wenang menonaktifkannya dari MKD DPR di tengah pengusutan kasus papa minta saham.

Lalu apakah PKS benar-benar akan menggeser Fahri dari kursi pimpinan DPR seperti isu santer yang beredar? “Sekarang kan masih pimpinan. Silakan diproses di MKD. Itu kan masalah internal PKS yang ikutlah proses-proses yang ada,” kata Presiden PKS Sohibul Iman, kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Namun Sohibul tak memungkiri di internal PKS juga terus dilakukan evaluasi. Sayang Sohibul masih menyembunyikan apa hasil evaluasi internal PKS itu.
“Yang namanya diorganisasi namanya evaluasi pastinya ada ya. Belum dong untuk hasil evaluasi. Nanti lah ada saatnya,” jawab Sohibul diplomatis.
Sohibul kemudian menegaskan bahwa PKS tak akan menghalangi MKD memproses laporan Akbar Faizal soal Fahri Hamzah.

“Saya kira silakan saja diproses. Kan semua orang berhak melaporkan. Kan di dalam UU nya kan siapa saja yang boleh melaporkan kan anggota DPR, pimpinan DPR dan bahkan semua orang,” kata Fahri. 

(Sumber: JPNN/Detik)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *