by

Egois

Oleh : Husein Muhammad

EGOISHampir setiap hari kita mendengar, membaca dan menyaksikan dengan mata kepala kematian manusia :ۢ keluarga, kekasih, teman sahabat, dan lain-lain. Kematian yang banyak itu, berdasarkan analisis medis, sebagian besar akibat terinfeksi virus misterius bernama Covid19. Belakangan jumlahnya makin banyak. Rumah sakit penuh dan tak lagi bisa menampung korban virus mematikan itu.

Peristiwa kematian masif seperti ini jarang sekali terjadi dalam berabad sejarah dunia.Pemerintah menyerukan dan membuat aturan pencegahan melalui apa yang disebut sebagai 5 M : Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Tetapi sebagian manusia tidak percaya pada realitas atau fakta tersebut, bahkan menganggapnya sebagai kebohongan dan bikinan orang “kapir”. Mereka menolak kebijakan pemerintah tersebut seraya menyatakan bahwa kematian itu hanya di tangan Allah. Jangan takut pada virus. Takutlah kepada Allah. Tuhan. Mereka tak punya pikiran bahwa mereka bisa membuat orang lain sakit atau mati, jika tanpa perlindungan dari, melalui 5 M tadi.

Gus Mus, ulama besar dan panutan itu menyebut mereka itu, dengan nada intonasi tinggi, sebagai manusia Egois.Tetapi manakala mereka atau anak mereka atau orang yang dicintainya sakit, mereka mencari dokter, ke puskesmas, ke Rumah Sakit atau bahkan ke dukun dengan ekspresi psikologi galau, cemas atau duka. Seraya siap membayar berapa pun, meski dengan menjual harta miliknya, atau bahkan hutang ke mana-mana, termasuk rentenir, atau online.

Mereka berharap kepada orang-orang yang dihubungi tersebut agar dirinya atau anaknya tidak mati dan kembali sehat.Betapa selalu saja ada manusia yang aneh atau nyelenehya?.

Sumber : Status Facebook Husein Muhammad

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed