by

Crisis Response Team (CRT) Walet Hitam Tiba Di Papua

Oleh : Bakhtiar Papahan

Satu lagi pasukan elit Polri sudah tiba,Crisis Response Team (CRT) Walet Hitam.Pasukan Antiteror Polri yang Jadi Musuh Bebuyutan Para Teroris.Pasukan Khusus ini dirancang untuk memburu pentolan teroris yang dianggap membahayakan negaraDibentuk secara khusus untuk misi tertentu.

Tahun 2003 dibentuklah sebuah unit khusus yang bernama Crisis Response Team (CRT) Walet Hitam. Anggotanya pun hanya sedikit yang diambil yaitu berjumlah 12 orang. Kebanyakan dari mereka direkrut dari satuan Gegana Brimob Polri.Satuan pilihan ini setingkat lebih elit dari Densus 88 Antiteror.Dikenal misterius dan tak banyak diketahuiSebagai unit pasukan khusus, pihak kepolisian pun tidak banyak mengenal kehadiran tim elit ini.

Hanya pejabat Polri berpangkat tinggi tertentu saja yang mengerti akan keberadaan walet hitam ini.Uniknya lagi, para anggotanya pun tidak pernah diberitahu tentang misi dan pekerjaan mereka ke depannya. “Mereka terus bergerak, berpindah tanpa ada pihak lain yang tahu, termasuk anggota polisi. Mereka hanya 12 orang yang tersembunyi.Sukses lumpuhkan gembong teroris paling berbahaya di Asia Tenggara kala itu,berhasil menangkap ahli bom legendaris bernama Dr Azahari di Batu, Jawa Timur.

Tim ini sering bergerak dalam senyap, melakukan pengintaian, pengejaran, bahkan hingga penangkapan dengan sepi. Karena mereka tidak butuh dipublikasi, sudah ada bagian lain yang memang akan membuka siapa yang yang berhasil mereka tangkap.

Jika sudah begini, KKB Papua harus segera menyerahkan diri. Jangan anggap tim elit TNI atau Polri tidak ahli dihutan Papua. Mereka bisa jadi tidak tahu jalur atau medan, tapi mereka tahu bagaimana bertahan hidup, bersembunyi bahkan mengejar target tanpa diketahui. Dunia juga tahu bahwa team elit militer Indonesia benar-benar elit, sulit ditandingi. Jadi ketika KKB sudah dinyatakan sebagai teroris, tinggal menunggu waktu kapan mereka ditangkap.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed