Corona Virus dan Subyektivitas Rasa Aman

Karena rasa aman itu subjektif, maka sebenarnya apa yang dilakukan oleh Indonesia itu ‘gak ngaruh!’ Pemerintah negara-negara tetangga itu sudah menganggap bahwa Indonesia pasti ada kasus CoronaVirus, dan dengan kualitas pelayanan kesehatan dan lemahnya ‘surveillance’ terhadap orang-orang yang datang dari daerah-daerah dengan kasus CoronaVirus tinggi, maka mereka cukup yakin bahwa Indonesia gak aman.

Nah, bagaimana caranya supaya Indonesia dianggap aman dari CoronaVirus oleh negara-negara tentangga dan business partners? Pemerintah harus yakinkan mereka dengan menerapkan transparansi informasi. Yes, as simple as that.

Hanya dengan ‘tidak menyembunyikan informasi’, maka negara-negara tetangga dan business partners akan bisa merubah ‘rasa aman’ mereka terhadap Indonesia. Kemudian, batasi juga pejabat-pejabat pengambil keputusan itu untuk mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif.

Oh satu lagi: menyewa buzzers untuk memainkan persepsi di dunia maya itu gak ngaruh, bahkan cenderung Tango Oscar Lima Oscar Lima.

Jadi walaupun pemerintah Indonesia ingin investasi tetap jalan saat CoronaVirus sedang menghantui berbagai negara di dunia, rencana ini gak mungkin bisa jalan dengan lancar jika negara-negara dan business partners menganggap kita gak aman.

Negara-negara tentangga itu ya gak bego-bego amat!

#WhySoSerious

Sumber : Status facebook Alto Luger

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *