by

Cara Korupsi Edhi Prabowo yang Konvensional

Nah saat kunjungan kerja itulah, dana tersebut dibelanjakan barang mewah diantaranya jam tangan rolex, tas Turni dan LV maupun baju Old Navy. Selain itu pada bulan Mei, Edhi Prabowo diduga menerima uang US$ 100.000 melalui Safri dan Amiril Mukminin. Sedangkan pada Agustus Safri dan Andreu Pribadi menerima uang Rp 436 juta dari Ainul Faqih.

Jika dilihat dari modus dan aliran dana korupsi sebenarnya para pelaku ini masih sangat tradisional dan mudah terlacak. Bagaimana bisa rekening dana tampungan langsung ditransfer ke staf istri menteri dengan jumlah yang sangat besar. Baik pihak bank maupun PPATK jelas dengan mudah melacak larinya dana tersebut. Sebenarnya yang dilakukan Edhy Prabowo sebagai tersangka korupsi masih sangat ingusan. Ini juga menandakan dirinya sangat serakah dan murni ingin menguasai dana sendiri.

Padahal pada hari penangkapan, terhitung baru 1 tahun lebih 1 jam menjabat sebagai menteri. Kasus ini juga menunjukkan bahwa integritas dan komitmen individu untuk tidak tergiur korupsi memang tidak mudah. Dengan membaca cara korupsi yang dilakukan, KPK tidak bakal kesulitan membuat dakwaan karena aliran dana hanya ada di 2 level, barang hasil pembelian dana korupsi juga sudah terpegang, pelaku juga sudah tertangkap. Kasus ini beda dengan yang menyangkut Anas Urbaningrum maupun mantan bendahara Partai Demokrat, Nazarudin. Dalam kasus mereka, perputaran uang menyangkut dibanyak pihak dan minim dibelanjakan barang secara langsung sehingga proses penyidikannya membutuhkan waktu lama.

Kita patut apresiasi kinerja Firli Bahuri yang dalam keraguan banyak pihak, tetap menunjukkan kinerjanya yang sangat brilian. Hanya saja seperti beberapa periode sebelumnya kebanyakan kasus korupsi yang diungkap masih murni kejahatan yang menyangkut usaha. Apapun, sebagai masyarakat kita menghargai kinerja dan dedikasi seluruh tim di KPK yang mampu bergerak dalam diam, menyiapkan jaring lalu menjerat tangkapan yang luar biasa besar.

Congrat KPK, Aku padamu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed