by

Booster Vaksin Perlukah?

Oleh : Mila Anasanti

Jawabnya bisa berbeda-beda, tergantung kasusnya.Menkes Malaysia menyarankan booster vaksin Covid-19, terutama bagi mereka yang mendapat vaksin Sinovac, diprioritaskan mendapat suntikan booster lebih awal karena efektifitas perlindungannya paling pendek dibanding yang lain:https://twitter.com/Khairykj/status/1461863629133803525Menkes Malaysia membagikan grafik yang menunjukkan data penerima vaksin Covid-19 di RS. Terungkap sebagian besar pasien Covid-19 adalah penerima vaksin Sinovac sebanyak 165 orang (grafik warna hijau), tertinggi dibanding 24 penerima Pfizer dan 7 penerima AstraZeneca.

Secara korelasi menunjukkan proteksi Sinovac paling jelek dibanding 2 vaksin lainnya.”Sementara Sinovac efektif, ada bukti efektivitasnya berkurang lebih cepat. Itu sebabnya kami ingin Anda mengambil booster apa pun yang ditawarkan (mix vaksin apapun).” Efektifitas vaksin Sinovac yang lebih cepat menurun menjadi alasan mengapa interval suntikan booster Sinovac adalah 3 bulan, dibandingkan dengan 6 bulan untuk vaksin Pfizer dan AstraZeneca.Malaysia mulai memberikan suntikan booster pada bulan Oktober, dengan prioritas diberikan kepada orang tua, orang-orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan, serta garda depan kesehatan dan keamanan.

Ini sesuai dengan rekomendasi CDC:https://www.cdc.gov/…/rel…/2021/p1021-covid-booster.htmlUntuk individu yang menerima vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna COVID-19, mereka memenuhi syarat untuk mendapat suntikan booster setidaknya 6 bulan setelah vaksin kedua, jika:- 65 tahun ke atas- Usia 18+ yang punya long term disease dalam perawatan jangka panjang- Usia 18+ yang memiliki komorbid- Usia 18+ yang bekerja atau tinggal di lingkungan berisiko tinggi (nakes)Menurut FDA, booster boleh dimix dengan vaksin lain (tidak harus vaksin yang sama dengan sebelumnya):https://www.fda.gov/…/coronavirus-covid-19-update-fda…***

Bagaimana dengan Masyarakat umum? Perlukah booster?Pertanyaan ini sebenanrya masih menjadi perdebatan, mengingat jumlah masyarakat yang belum menerima dosis 1 dan 2 masih lebih banyak dibanding yang sudah dapat dosis lengkap.Jadi, cukup bijak kalau pemerintah menawarkan vaksin booster berbayar tahun depan, dengan memberi prioritas gratis bagi yang belum. Karena vaksin 2 dosis sebenarnya sudah cukup melindungi meski efektifitasnya menurun.Berdasar penelitian, indikasi awal menunjukkan tingkat antibodi yang dipicu oleh sebagian besar vaksin COVID-19 turun seiring waktu:https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34274038/

Apa yang tidak diketahui para ilmuwan adalah apakah penurunan antibodi ini juga mencerminkan penurunan perlindungan terhadap virus?Kemenkes Israel, negara yang memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, merilis data mentah tentang vaksinasi dan infeksi dari Desember 2020 hingga Juli 2021. Mereka mengamati perlindungan vaksin terhadap infeksi turun dari efektifitas > 90% di Bulan Desember menjadi sekitar 40% pada akhir Juni — penurunan yang mungkin juga disebabkan oleh efek varian Delta : https://www.gov.il/…/files_publications_corona_two-dose…

Selain Malaysia, UAE dan China juga memberikan booster untuk mereka yang menerima vaksin virus inaktif seperti Sinopharm atau Sinovac dengan vaksin Pfizer–BioNTech, dan China berencana untuk menggunakan mRNA dan vaksin berbasis protein yang diproduksi dalam negeri.Pfizer–BioNTech, sendiri mendorong kuat untuk dosis ketiga, setelah mempublikasikan data (preprint) yang menunjukkan efikasi vaksin telah turun dari 96% menjadi 84% setelah 6 bulan (masih cukup tinggi untuk vaksin jenis ini, tapi cukup menjadi bukti penurunan efikasi) : https://www.medrxiv.org/con…/10.1101/2021.07.28.21261159v1

Jadi kembali ke pertanyaan awal, perlukah membayar vaksin untuk booster dosis ke-3? Jika Anda mendapatkan vaksin Sinovac, termasuk kelompok risiko tinggi, atau paling tidak sering berada di kerumunan publik, maka jawabnya adalah “Ya, sangat direkomendasikan”. Bahkan 3 bulan setelah dosis kedua, sudah dianjurkan untuk booster ke-3. Jika Anda mendapatkan Pfizer, AstraZeneca dan tidak terlalu sering berada di kerumunan, perlindungan 2 dosis nampaknya sudah cukup, kecuali mau bayar dosis 3 ya ga apa.

Sumber : Status Facebook Mila Anasanti

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed