Bilik Ozonisasi

Soal yang ada di Vietnam tadi, ilmuwan di sana sangat percaya diri dengan risetnya yang menggunakan larutan garam dan Ozon, berhasil menyingkirkan 99,99% virus. Wow! Dua zat ini aman digunakan, bahkan larutan garam yang dipakai bisa turut membersihkan saluran pernafasan. Tentu saya masih mencari publikasi ilmiahnya.

Fokus ke Ozon. Kemarin lalu saya posting agak panjang mengenai ozon dan bilik rancangan saya dengan hitungan dosis disinfeksi dari hasil diskusi dengan BBTKLPP, berupa semburan ozon selama 15 detik dan dikombinasi dengan air atau disinfektan yang aman. Hari ini saya baca, ternyata durasi ini yang juga dipakai di Vietnam. (Thanks dr. Tonang atas linknya: https://vietnamtimes.org.vn/more-covid-mobile-disinfection-… ).

Untuk mengurangi bau Ozon, semburan air atau larutan garam atau masker kain sudah sangat membantu.

Meski Ozon juga dipakai untuk perawatan kecantikan, tentu bilik ozonisasi ini bukan dimaksudkan untuk itu ya, Bu..  Ozon dikenal sebagai disinfeksi yang sangat baik dan ramah lingkungan. Bahan bakunya hanya O2. Setelah beberapa menit Ozon yang digunakan juga akan kembali menjadi O2. Segerrr.

Benang merah pesan dari rangkaian saya ngomyang soal disinfeksi ini adalah bahwa pengetahuan itu luas, banyak hal yang bisa digunakan untuk kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Baiknya Kemenkes memberikan insentif kepada para ilmuwan dan praktisi untuk mengembangkan inovasi yang berguna bagi masyarakat. Itu saya yakin lebih produktif.

Sumber : Status Facebook Alim

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *