Bid’ah Idhofiyah

Asesoris

Sekarang kita bahas bagian asesorisnya. Apa benar kita tidak boleh pakai asesoris macam-macam dalam urusan agama?

Jawabannya ada dua, yaitu ada yang boleh dan ada yang tidak boleh.

Ambil contoh shalat sebagai sebuah studi kasus. Bagian manakah dari shalat yang boleh pakai asesoris dan yang tidak?

Kalau masijd digelari karpet lalu karpetnya diberi garis-garis shaf, menurut Anda itu asesoris yang boleh apa yang tidak boleh?

Kalau imam di masjid pakai pengeras suara, dan muadzdzinnya adzan juga pakai pengeras, kira-kira itu asesoris yang boleh atau yang tidak boleh?

Kalau mau diteruskan masih banyak nih, bagaimana dengan jam alarm adzan iqomah, kenclengan dan kotak amal, rak mushaf, kantor sekretariat, kipas angin, AC, atap masjid, kubah, menara, dan teman-temannya? Termasuk asesoris yang boleh apa yang tidak boleh?

Jawabannya unik lho. Di awal-awal banyak sekali para ulama yang mengharamkan semua asesoris di atas. Tapi hari ini nampaknya sudah tidak ada lagi yang mengharamkan atau membid’ahkannya.

Sedangkan tahlilan, nampaknya masih sering diributkan oleh sementara kalangan. Mereka beralasan bahwa asesoris semacam itu tidak ada di masa kenabian. Padahal garis shaf, menara dan kubah masjid, juga sama-sama aseoris yang juga sama sekali tidak ada contohnya di zaman Nabi.

Kita bisa melihat bagaimana standar ganda itu dimainkan.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *