by

Asalkan Halal, Tak Ada Pekerjaan yang Hina

 

Saya sering berbincang dgn driver ojol, sy menemukan alasan mereka yg beragam shg memilih mjd driver. Ada yg memutuskan utk menjadi driver motor setelah mencoba berbagai pekerjaan dan merasa tdk cocok. Bagi mereka, bekerja sbg driver ojol jauh lebih baik, krn waktu yg fleksible mrk masih bisa mengantar jemput anaknya yg sekolah, mengantar dagangan istri atau mengantar jemput istri dr tempat kerja. Bahkan ada yg memanfaatkan waktu senggang sambil menunggu orderan dgn jualan online.

Banyak juga driver ojol dijadikan sbg pekerjaan sampingan. Sy pernah dibonceng oleh guru SD. ia menarik ojol setelah pulang mengajar, ia menarik ojol sampai isya. Pernah juga saya disupiri oleh seorang mentor dr bimbel yg terkenal. Dilain waktu sy naik ojol yg drivernya memiliki sebuah kios batik d Bringharjo yg ditunggui oleh istri dan adiknya.

Ada juga driver ojol yg memilih pekerjaan itu utk mengisi waktu. Saya pernah disupiri oleh seorg peternak ayam menuju bandara.Beliau ini sdh memiliki karyawan dan pasar sendiri shg ia hanya memgontrol pekerjaan, ia mengisi waktu luangnya sbg driver ojol. Sy mengenal beberapa pensiunan swasta dan BUMN yg mjd driver di beberapa kota yg sy kunjungi.

Di jakarta, seorg ibu yg hanya tinggal berdua dgn anaknya yg sdh bekerja memilih mjd driver untuk menghilangkan kebosanan. Bahkan sy mengenal seorg ibu, istri tentara yg mjd driver, bukan krn nggak punya duit tp utk hiburan dan menghilangkan kejemuan, krn suaminya tugas jauh d luar kota sementara anak2nya sdh besar dan sibuk dgn urusannya masing2.

Banyak jg mahasiswa yg mjd driver ojol untuk menambah uang saku demi menggenapi uang kiriman orang tuanya, atau tambahan utk bayar uang kuliah. Sy juga menemukan banyak yg mjd driver ojol sambil melamar dan menantikan pekerjaan lainnya. Yang jelas, saya pernah beberapakali bertemu driver ojol yang berhenti mjd buruh pabrik krn penghasilannya lebih rendah atau krn tak cocok dgn manajemen atau aturan perusahaan. Naah.. saya mau nanya sama pemilik perusahaan yg berbuat dzolim dan menunggak gaji buruh dan karyawannya, sudahkah keduanya menunaikan kewajibannya? Jangan2 banyak buruhnya yg resign dan mjd driver ojol.

Inga… Inga.. 

 

(Sumber: Facebook JUmrana S)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed