by

Apa Dana Haji Dapat Subsidi Pemerintah atau Tidak?

Oleh : Ismail Amin Pasannai

Pertama, anda menyimpan uang 35 juta di bank dengan bunga tinggi sekalipun, tetap ketika disimpan selama 10 tahun, uang anda tidak akan jadi 70 juta…. tapi dengan skema yang diatur pemerintah, kekurangan ONH calhaj bisa tertutupi… disini pemeritah sudah mau mikir dan ngatur gimana caranya, ONH tidak memberatkan mereka yang berniat keras bisa naik haji….

Kedua, untuk urusan haji pun, pemerintah telah menggerakkan ribuan petugas haji, yang tentu untuk menggaji mereka dananya dari APBN… ada tim pemandu, tim pembimbing, petugas kesehatan haji dan lain-lain… Ketiga, biaya operasional petugas dalam melayani jamaah haji, baik akomodasi, konsumsi dan transportasi baik darat maupun udara, termasuk ongkos pesawat petugas haji dari Indonesia-Saudi pulang pergi, sewa kantor sektor dan kantor daerah dan kebutuhan operasional lainnya baik di Indonesia maupun di Saudi, itu semua menggunakan dana APBN bukan dana haji yang disetor calon haji…

Oh iya bahkan sampai ada temus lho, temus itu tenaga musiman haji yang biasanya direkrut dari mahasiswa Indonesia yang mukim di negara-negara Arab, yang diantara tugasnya memberi pelayanan pada jamaah haji sampai pada urusan-urusan pribadi termasuk mencari jamaah haji yang tersesat dan diantar sampai ke tempat…

Dana haji bukan hanya ONH tapi meliputi semua pembiayaan yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan ibadah haji… karena itu istilah subsidi yang digunakan pemerintah, tidak ada salahnya… sebab memang pada dasarnya telah mengucurkan bantuan keuangan penyelenggaraan haji, yang seharusnya merupakan urusan privat warga…. jika tidak disubsidi untuk mendanai biaya operasional haji keseluruhan, biaya yang harus dikeluarkan satu calon haji akan membengkak..

Bagaimanapun ibadah haji seharusnya urusan privat, itu juga sebenarnya hanya untuk muslim yang benar-benar mampu (bukan dipaksakan dan bukan disubsidi). Negara telah hadir memberikan pelayanan dalam haji, itu sudah hal yang seharusnya disyukuri. Di masa pemerintahan Hindia Belanda, biaya haji dinaikkan semahal-mahalnya dengan maksud membatasi rakyat untuk bisa berhaji… setelah Indonesia merdeka, pemerintah telah berupaya keras agar biaya bisa ditekan seterjangkau mungkin dan kuota haji bisa terus bertambah…

Sumber : Status Facebook Ismail Amin Pasannai

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed