by

Ahok Sang Revolusioner

Oleh: Djati Dije Sahara

Adalah seorang non muslim yang punya cita2 sejak muda untuk menjadi pejabat rakyat, melawan birokrasi yg menyengsarakan rakyat sesuai pengalaman pribadinya ketika mengurus administrasi ditempat ia tinggal. Miris dgn kondisi birokrasi berbelit dan prihatin bhw tak ada pejabat yg peduli…

Pak Ahok berusaha keras masuk senayan menguak benang kusut yg membuat rakyat semaput.Jalur masuk senayan teramat berliku, setelah sukses menjadi Bupati selama 1 tahun periode 2005-2006, Pak Ahok masuk senayan periode 2009-2014. Di sana beliau mengetahui banyak sekali penyimpangan yg menjadi pangkal carut marutnya nasib rakyat. Hampir 90% wakil rakyat tdk mewakili aspirasi rakyat… mereka sibuk memperjuangkan keinginan partai yg rata2 menyimpang… dan Pak Ahok satu2nya orang yg berani melawan keputusan2 rapat yg sangat merugikan rakyat.Tak pernah sekalipun dia diam atau tertidur dlm rapat2…

Bahkan dia yg paling sering berargumen kala hasil rapat nampak melenceng dari kepentingan rakyat. Karena geram melihat model2 wakil rakyat yg rata2 batu dan tak punya simpati kpd rakyat, Pak Ahok memberanikan diri mencalonkan diri menjadi wagub DKI bergabung dg Pak Jokowi. Dia sgt mengagumi sosok Pak Jokowi yg kalem tapi berani dan punya semangat juang yg sama utk rakyat lemah. Hal itu telah nampak jelas dari rekam jejaknya selama menjabat sbg walikota Solo selama 2 periode.

Dan itu amat sangat sejalan dengan cita2nya yaitu mengangkat nasib rakyat mjd lebih baik. Siapa sangka jika Allah muluskan jalan pak Ahok menuju DKI… takdirnya telah menetapkan ia menduduki jabatan bonafid di DKI sekaligus menjadi CAMBUK bagi pejabat2 KORUP yang semakin kompak saling bantu utk menjatuhkannya…. Ada taufik mantan koruptor, ada h. Lulung preman penguasa parkiran, yg setiap hari sibuk memfitnah karena lahan basahnya dikeringkan Pak Ahok. Bahkan adiknya Taufik kecyduk sedang disuap oleh pemegang proyek reklamasi.

Sejak Pak Ahok menjadi Wagub DKI, suasana PEMDA yang serba tertutup menjadi serba terbuka… Pak Jokowi dan Pak Ahok sama2 ingin mengobrak abrik budaya eksklusifme yg diterapkan pejabat2 daerah atas balai rakyat yg sesungguhnya milik rakyat itu. Mereka ingin mengembalikan fungsi balai rakyat yaitu sbg tempat pengaduan keluh kesah rakyat.

Ajaibnya, yg dtg ngadu ke balaikota DKI bukan hanya orang Jakarta, tapi org2 dr luar Jakarta, dan ini menjadi TAMPARAN KERAS bagi pejabat2 dimana mrk berasal. Artinya… bhw rakyat Indonesia masih sangat banyak yang terkungkung birokrasi dan dimatikan suara tangisannya, dipaksa menerima apapun yg kepala daerah putuskan, gak boleh protes apalagi ngeluh.

Pak Ahok dan Pak Jokowi ingin memberi contoh CARA MELAYANI RAKYAT YG BENAR…. tapi justru perjuangan mereka menjadi bahan olok olok dan FITNAH. Pak Ahok dan Pak Jokowilah yang mempelopori SEKOLAH GRATIS SEJAK SD HINGGA SMA, PBB GRATIS untuk rumah dengan NJOP dibawah 1M, berobat GRATIS untuk semua warga DKI kelas 3, tambahan uang saku bagi pelajar miskin berupa KJP, ribuan lapangan kerja dari uang operasional pribadi yaitu pasukan berwarna warni, UMROH gratis untuk marbot2 masjid seluruh DKI, penyaluran dana pembangunan masjid hingga 1millyar, aplikasi pengaduan rakyat bernama QLUE, pembuatan KTP, AKTE LAHIR, IMB, hingga SURAT TANAH GRATIS… tis tis…. dan masih byk lagi yg membuat saya sangat mengagumi sosok dua pejabat keren itu.

Apa yg Pak Ahok dan Pak Jokowi perjuangkan telah banyak mengubah nasib rakyat. Beberapa pejabat daerah ada yg meniru meski banyak pula yg ikut2an kompak dengan para koruptor dan mafia2 jahat yang SALING TOLONG MENOLONG MENJATUHKAN PAK AHOK. Tanggal 9 Mei 2017 Pak Ahok dijatuhi hukuman penjara atas kasus yg tdk ia lakukan… yg DIPELINTIR orang2 jahat yang tak suka atas perbaikan nasib rakyat. Saya menangis berhari2…. bukan krn Pak Ahok dipenjara… tapi FITNAH yang teramat kejam untuk orang SEMULIA BELIAU. Tahun 2019, Allah angkat kembali pak Ahok menempati kedudukan mulia, KOMUT PERTAMINA, dimana di dalamnya byk sekali ULAR2 BLUDAG yg kejang2, khawatir tak bisa lagi mainin uang negara lewat proyek2 Triliunan.

Benar saja, di Pertamina, beliau berhasil memangkas 84Triliun untuk proyek2 pengembangan bisnis nya. Angka fantastis yg bisa dihemat untuk pengentasan Kemiskinan. Karena penghematan inilah negara punya dana lebih utk pergerakan ekonomi ditengah corona. Pak Ahok, sosok yang bagi saya sangat mulia yg Allah kirimkan buat Indonesia, meski ia bukan muslim… Ada pelajaran bagi kita yg patut dipertanyakan, kenapa yg dibejek2 oleh mafia2 jahat itu pak Ahok… bukan pak Aher atau pak Anies?

Coba pikir… pak Aher atau pak Anies sdh berjuang apa buat rakyat? Pernahkah mrk melawan kekejian birokrasi atau menentang para pemakan uang rakyat?? TIDAK PERNAH… Artinya apa? Mereka adalah pejabat CARI AMAN dari murka mafia2 dan bohir2…. TETAPI bukan yg CARI AMAN DARI MURKA ALLAH…. Dalam pidatonya disetiap apel bersama pejabat2 dinas DKI, pak Ahok selalu mengingatkan… agar TAKUT PADA ALLAH YG SELALU MENGAWASI… jangan main2 dg jabatan ini… hanya beliaulah… PEJABAT RAKYAT YANG MEMBERI PERINGATAN AKAN PENGAWASAN TUHAN KPD BAWAHANNYA…. Sedangkan yang ngaku beriman… apakah pernah seperti Pak Ahok ketika menasehati bawahannya?? Adalah Pak Ahok the legend yang tak akan pernah saya lupakan seumur hidup….SalamDije

Sumber : Status Facebook Dije

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed