Ahok BTP Bikin Panas Dingin

Muh Kaidir SJ : Menjadi whistle blower adalah sesuatu yang positif. Beberapa tokoh yang menjadi Whistle Blower bahkan pernah difilmkan.

Pertanyaannya, betulkah BTP seorang Whistle Blower ?

Bagi sebagian orang, BTP barangkali seorang Whisle Blower yang sangat dibutuhkan.
Sedang bagi sebagian lainnya, tidak.

Karena peraih penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2013 untuk kategori Pimpinan Daerah ini, dianggap sebagai pembuat kegaduhan yang harus disingkirkan.

Ahok memang dikenal sebagai orang yang lantang berbicara mengungkap ketidakbenaran alias penyimpangan.
Lantang dalam pengertian tidak takut bicara untuk kebenaran, sekali pun semua orang menentangnya..

Contohnya, satu kegaduhan besar pernah terjadi pada tahun 2015 di era kepemimpinannya sebagai gubernur.

Dikenal sebagai kasus Dana Siluman.

Ahok menemukan anggaran siluman sebesar Rp12,1 Triliun yang disebut untuk membeli “uninterruptible power supply” (UPS) di tiap kelurahan di Jakarta Barat.

Temuan dugaan korupsi APBD DKI 2015, ia laporkan pada KPK.

“Ini bukti yang kita bawa bukti yang ditandantangani DPRD semua. Kami temukan ini menyimpang dari KUA PPAS yang kami tanda tangani, ini bukti sangat jelas. Biar KPK saja yang melakukan penyidikan semua bukti-bukti ini.”
WartaEkonomi, 27/2/2015

Sebelumnya telah dilakukan rapat mediasi yang berakhir ricuh, namun kericuhan tersebut bukan berasal dari Gubernur DKI, tapi dari anggota DPRD . Merdeka.com 5 /3/ 2015

Saat itu karena sedang riuh, Ahok meninggikan nada bicaranya dan menunjuk Walikota Jakarta Barat Anas Effendi untuk menjawab pertanyaannya. “Apakah Anda membahas UPS Rp 4,2 miliar per kelurahan di Jakarta Barat, jawab!”

Terjadi kericuhan karena anggota DPRD tidak terima dgn pertanyaan Ahok. Tanpa pengeras suara, para Anggota Dewan Terhornat , ramai ramai menyerang Ahok. Usai, Ahok pamit. Tapi rupanya pertanyaan itu sangat mengganggu, mereka meneriaki Ahok..

Woiii.. Anjinggg..!! Lawan.. ! Lawan !!

Ahok pun keluar lewat pintu belakang dengan pengawalan

Jadi, ucapan BTP tentang Pertamina bukanlah yang pertama kali yang ditanggapi dengan gaduh karena telah pernah ada kasus dana siluman Rp 12,1 T untuk anggaran pembelian UPS.

Tapi apakah Ahok tersinggung disebut anjing?
“Saya anjing penjaga asset warga Jakarta dari maling..”

Ahok BTP tampaknya tidak bisa lepas dari ucapannya yang telah mendarah daging..

“Saya tidak akan tega makan duit rakyat seperti itu, sekalipun bukan saya yang makan. saya di sumpah untuk mengelola uang rakyat ketika masuk disini. Kalo saya harus terjungkal, tidak jadi gubernur pun saya puas karena dalam hidup saya, saya tidak akan menghancurkan nurani saya.”

Lantas kalau sudah begitu, bisa bilang apa lagi pada peraih Penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award ini selain,

“Selamat datang kembali Ahok BTP..”
Anda tidak akan sendirian..

Sumber : Status Facebook Ricke Senduk/btr

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *