Zonasi

Tentang Sekolah

Waktu itu kami mendengarkan dengan rasa ingin tahu yang besar disertai dengan cekikikan. 

Saya yakin jika pertanyaan yang sama ditanyakan kepada Anda mengenai pengalaman sekolah, bukan bagaimana belajar fisika atau rumus matematika yang keluar. Tapi, siapa yang dulu suka tidur di kelas. Siapa yang resleting celananya rusak saat upacara bendera. Atau siapa yang pernah gelut hanya gara-gara kalah main kelereng.

Zonasi PPDB Akan Ratakan Kualitas Pendidikan

ilustrasi

Anakku termasuk yg mana? Jangan sampe aku jadi Jarkoni. Jujur ya, dia jadi generasi pertama sistem ini. Dia masuk SMP tahun lalu. KK kami Salatiga, tapi dia harus sekolah di Balikpapan karena ngikut orang tua. Seandainya tetap sekolah di Salatiga, jujur saja karena masih generasi pertama (dan kebetulan sekolah negeri di dekat rumah bukan favorit), Kekhawatiran itu ada. Aku memikirkan sekolah swasta.

Zonasi Sekolah, Angkat Potensi Anak

ilustrasi

Sekolah saya dulu, SMAN 6 Palembang, terhitung "kurang" karena NEM saya yang lulus terbaik (rata-rata 8.14) ternyata tidak ada apa-apanya dibandingkan teman-teman sekelas di UI yang lulusan SMA unggulan di Jakarta/Bogor/Padang. Cuma saya sendiri yang kuliah di UI, lulusan SMA seangkatan saya kebanyakan "cukup" di Universitas Sriwijaya atau IAIN Raden Fatah atau perguruan tinggi swasta di Palembang.

Membaca Road Map Zonasi Berkeadilan Ala Muhajir

ilustrasi

Sistem ini kita pandang sebagai bentuk pemerataan kesempatan bagi siswa yang ingin kuliah. Peluang mereka tidak diserobot oleh mereka yang pintar tapi serakah, Ujian disana sini. Lulus semua. Tapi cuma bisa pilih satu.

Ujian Perguruan Tinggi Kedinasan juga sangat bernuansakan keadilan.

Sekarang tidak bisa lagi, lulusan SLTA ikut semua ujian yang diselenggarakan Sekolah Statistik, STAN, Sekolah Sandi Negara, Imigrasi, Sekolah Tinggi Pelayaran dan sejenisnya.

Zonasi Berkeadilan

ilustrasi

Sekolah top itu juga tidak bisa lagi semena-mena dalam menyingkirkan anak didik yang bernilai rendah dari lingkungan mereka.

Sudah jadi rahasia umum, jika anak didik tidak bisa mencapai rata-rata kelas yang biasanya dipatok tinggi, orang tua diperingatkan dan di jelaskan bahwa secara tidak langsung anaknya tidak cocok di sekolah “ber standard tinggi”.

Maaf Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

ilustrasi

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ingin menghentikan semua ketidakadilan ini. Sekolah, terutama sekolah negeri yang dimiliki pemerintah, harus berkeadilan untuk semua pihak—bahkan mengutamakan mereka yang kurang mampu. Semua warga negara harus bisa sekolah dan mendapatkan akses serta fasilitas pendidikan terbaik.

Sekolah yang Berkeadilan

Pages