Wanita

Perempuan dan Kebencian

Ilustrasi
Ah, banyak luka di hari ini, yg bertepatan dengan Hari Ibu Internasional. Yang terbaru, tentu saja pelaku bom di Surabaya juga seorang perempuan. Sangat disayangkan. Bagi teroris, perempuan kerapkali digunakan sebagai alat teror untuk penyemangat teroris laki-laki untuk berani melakukan amaliyah termasuk bom bunuh diri. Mereka dijadikan pelecut semangat 'jihad' bagi yang lain. 
 

Pertama Di Indonesia, Bayar Bus Pakai Sampah Plastik

Ilustrasi

Adapun pada bagian belakang bus, warna bangku oranye, diperuntukkan bagi laki-laki. Pemisahan area itu untuk meminimalisasi tindak pelecehan seksual di dalam bus. Terkait teknologi, bus ini terbilang canggih. Suroboyo Bus dilengkapi sembilan kamera pengintai di setiap sudut pada bagian dalam bus dan tiga kamera pada bagian luar.

Perempuan Pendobrak

Ilustrasi

Hari ini menemukan foto menarik yang mengingatkan esensi dari Kartini ataupun figur perempuan-perempuan diatas. Tiga perempuan di panggung nasional ini seakan mencerminkan satu grup karakter perempuan yang unik: tegar, mandiri, gak klemak klemek dan berani menentang arus mainstream. Saya ingin mengkontraskannya dengan satu group lain warisan orde Baru: group ‘ibu’. State ibuism, demikian sebuah analisa menggambarkan mereka.

Jangan Pernah Takut, Diam, Atau Malu Alami Pelecehan Di Tempat Umum

Ilustrasi

Tapi beberapa saat kemudian, saya ngerasa lagi ada sesuatu yang bergerak maju-mundur di paha saya. Rasanya? Dunia seakan-akan gelap. Saya udah gelap mata dan akhirnya balik badan dan bilang ke dia itu, "Heh mas, jangan kurang ajar ya. Ga punya sopan santun. Ngapain gesek2 ke paha saya? Gila ya?", wah langsung gaduh. Dia langsung mundur ke belakang sambil bilang, "saya ga ngapa2in kok mbak" dan lain sebagainya. Semua bapak-bapak dan mas-mas di sekitar saya langsung narik kerah baju dia dan 'bag bug'.

Hari Ibu Menyerupai Orang Kafir?

Ilustrasi

"Ketahuilah bahwa Tasyabuh (menyerupai) dengan Ahli kitab tidak makruh dalam semua hal. Kita makan dan minum, mereka juga melakukan hal itu. Keharaman dalam tasyabuh adalah (1) Sesuatu yang tercela (2) Kesengajaan meniru mereka. Sebagaimana disampaikan oleh Qadli Khan dalam Syarah Jami' Shaghir. Dengan demikian jika tidak bertujuan menyerupai ahli kitab maka tidak makruh" (Al-Bahr Ar-Raiq 2/11)

Mengingat Kembali Peran Ibu

Ilustrasi

Manusia sudah berubah. Sebab itu suami tidak perlu kaget saat mendapati istrinya tidak memiliki sifat keibuan, demikian sebaliknya istri tidak perlu kaget saat suaminya tidak punya sifat kebapakan. Jika tidak bisa saling menyadari, setidaknya seorang istri yang keibuan juga belajar menjadi istri yang keibuan dan kebapak-an, sebaliknya suami menjadi bapak sekaligus keibuan.

Jilbab, Pakaian Taqwa Seekaligus Ekslusifitas Kebencian

Ilustrasi

Hidup ini butuh biaya, behijab panjang butuh biaya, sholat butuh biaya, umroh butuh biaya, sekolah butuh biaya, bahkan untuk bertausyiah pun butuh biaya. Tidak ada aktifitas yang tidak membutuhkan biaya. Dan keseimbangan dalam hidup antara beribadah dan mencari uang sangat ditekankan baginda Rosul, bhw kita wajib mengejar dunia sekencangnya seolah2 akan hidup 1000 tahun lagi, dan kita wajib beribadah kepadaNya dengan giat seolah2 akan mati besok.

Yang Sunah itu Monogami bukan Poligami

Ilustrasi

Ayat di ataslah yang selalu dijadikan dalil poligami. Bahwa poligami--katanya-- syariat Islam yang digariskan Al-Qur'an. Poligami adalah sunah Rasul karena Rasul berpoligami. Lebih ekstrem lagi bahwa suami yang hendak berpoligami tidak perlu izin dari istri pertamanya. Jauh lebih parah dari itu kini justru para perempuan Muslimah sendiri yang meminta dirinya dipoligami.

Pages